15 49.0138 8.38624 1 4000 1 https://nazwaproduction.com 200 true 0
wisata telaga

Wisata Telaga Unik Yang Ada di Indonesia

0 Comments

Alam Indonesia memiliki beragam jenis telaga yang sangat indah dan menawan yang banyak dimanfaatkan untuk wisata telaga.

Telaga adalah semacam danau namun dengan ukuran yang lebih kecil yang bahkan sinar matahari dapat mencapai bagian dasarnya.

Indonesia sendiri memiliki sejumlah telaga dengan beragam keunikan yang dimilikinya.

Beberapa telaga-telaga unik tersebut telah kami rangkum dalam artikel di bawah ini.

Wisata Telaga Warna Dieng

wisata telaga

Source : trivindo.com

Telaga unik yang dimiliki Indonesia yang pertama adalah telaga warna yang terletak di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah.

Penamaan telaga ini sendiri diambil dari keunikan yang dimilikinya, yaitu Telaga Warna ini memiliki fenomena alam dimana airnya dapat berubah warna.

Terkadang air telaga ini berwarna hijau, berwarna kuning, bahkan berwarna-warni layaknya pelangi.

Menurut beberapa peneliti, fenomena ini dapat terjadi karena air telaga ini mengandung sulfur yang cukup tinggi sehingga ketika terkena sinar matahari, air telaga ini tampak berwarna-warni.

Telaga yang berada pada ketinggian 2.000 mdpl ini, menjadi telaga terluas di kawasan Dataran Tinggi Dieng seperti Telaga Pengilon, Telaga Merdada, dan telaga-telaga lainnya.

Untuk kamu yang ingin melakukan wisata telaga ini, waktu terbaik untuk mengunjungi tempat ini adalah pada pagi hingga siang hari.

Selain daerahnya yang masih belum tertutup kabut, pada sekitar waktu tersebut warna telaga ini cukup jelas karena pancaran sinar matahari yang sedang terik-teriknya.

Selain itu, telaga ini juga dikelilingi oleh bukit-bukit tinggi nan indah yang dilengkapi berbagai macam goa yang juga dapat dikunjungi di sekitar telaga ini.

Legenda Telaga Warna

wisata telaga

Source : dolandolen.com

Pada zaman dahulu, hiduplah seorang pemimpin Kerajaan Kutatanggeuhan yang adil dan bijaksana bernama Prabu Suwartalaya dan permaisurinya, Ratu Purbamanah.

Akan tetapi, sang ratu selalu sedih dan menangis karena ia belum memiliki anak, sehingga pada suatu hari Prabu Suwartalaya pun pergi ke hutan untuk berdoa agar dikaruniai seorang anak.

Selang beberapa bulan, akhirnya sang ratu mengandung dan melahirkan seorang anak yang bernama Gilang Rukmini.

Gilang Rukmini sangat disayangi oleh kedua orangtua serta rakyat-rakyatnya sehingga membuatnya tumbuh menjadi anak yang manja.

Ketika ia menginginkan sesuatu dan tidak tercapai, ia akan malah besar.

Waktu pun terus berlalu hingga sang putri menginjak usia 17 tahun, seluruh rakyat kerajaan berkumpul di alun-alun untuk memberikan hadiah kepada sang putri.

Sang Prabu memberikan hadiah berupa kalung emas cantik yang dibuat oleh tukang emas.

Sayangnya, sang putri tidak menyukainya dan melempar hadiah tersebut ke tanah dan mengatakan “aku tidak mau ini, kalung ini sangat jelek”.

Melihat sikap sang putri, sang Prabu dan rakyat pun menangis hingga air matanya membanjiri alun-alun tersebut hingga terbentuk sebuah telaga yang cantik.

Wisata Telaga Sarangan

wisata telaga

Source : cdn.idntimes.com

Telaga Sarangan atau Telaga Pasir berlokasi di lereng Gunung Lawu yang memiliki luas sekitar 30 heltar dengan kedalaman mencapi 28 meter.

Telaga ini berada pada ketinggian sekitar 1.200 mdpl dengan suhu udara mencapai 15 hingga 20 deraja celcius sehingga membuat telaga ini memiliki cuaca yang sejuk.

Di telaga ini, kamu dapat melakukan berbagai aktifitas menarik seperti berkeliling dengan menunggangi kuda, atau menaiki berbagai wahana air seperti speedboat dan perahu.

Selain itu, kamu juga dapat berburu kuliner dan cidera mata untuk dibagikan kepada keluargamu ketika berkunjung ke tempat ini.

Di sekitar tempat ini juga terdapat Air Terjun Sarangan dan monument pesawat tempur yang banyak dijadikan sebagai spot foto menarik.

Wisata telaga Sarangan ini dibuka selama 24 jam, namun tempat ini sering ramai pada pagi hari sekitar pukul 9-12 siang atau pada sore hari sekitar pukul 3-5.

Legenda atau Mitos Telaga Sarangan

wisata telaga

Source : .tempatwisata.pro

Sama seperti Telaga Warna, Telaga Sarangan juga memiliki legenda dibalik pembentukannya yang dipercaya oleh masyarakat sekitar.

Pada zaman dahulu, sepasang suami istri yang hidup di sekitar Gunung Lawu, bernama Kyai Pasir dan Nyai Pasir.

Mereka tergolong keluarga miskin yang menggantungkan hidupnya dengan menggarap ladang dan area perkebunan.

Terlebih ketika mereka dikaruniai seorang putra bernama Joko Lelung, kehidupan mereka terasa semakin sulit hingga mereka memutuskan untuk melakukan pertapaan.

Kyai Pasir akhirnya pergi jauh ke dalam hutan untuk melakukan pertapaan guna meminta pertolongan kepada Sang Pencipta.

Sepulangnya dari pertapaan, ia dan istrinya kemudian melakukan ritual dengan mencari sebuah telur sakti di ladang dan memakannya.

Ketika mereka memakan telur tersebut, mereka tiba-tiba berubah menjadi naga besar.

Mereka tidak terima akan hal itu lalu meronta-ronta dan menyapu kawasan ladang dan perkebunan hingga  membentuk cekungan yang kemudian terisi dengan air hingga kini.

Wisata Telaga Biru Semin

wisata telaga

Source : widyalokawisata.com

Berbeda dengan telaga-telaga sebelumnya yang terbentuk secara alami, Telaga Biru Semin ini terbentuk akibat aktifitas tambang batu.

Aktifitas pertambangan batu tersebut menyebabkan munculnya lubang-lubang tersebut yang kemudian terisi dengan air hujan.

Untuk kamu yang ingin pergi ke Raja Ampat namun tak memiliki biaya yang cukup, kamu dapat mengunjungi tempat satu ini.

Telaga ini memiliki keindahan yang digadang-gadang mirip dengan Pulau Raja Ampat di Papua.

Bagaimana tidak, jika kamu melihat telaga ini dari atas, kamu dapat menemukan beberapa bukit-bukit kecil  yang menyerupai pulau-pulau kecil di Raja Ampat.

Telaga yang berada di Gunung Kidul, Yogyakarta ini memiliki keindahan yang tiada duanya sehingga sering dijadikan sebagai tempat wisata favorit wisatawan.

Di tempat yang memiliki luas kurang lebih sekitar 10 hektar ini, kamu dapat melihat air telaga yang berwarna biru toska.

Warna air dari telaga ini diakibatkan oleh lumut dan ganggang yang tumbuh di dasar telaga yang kemudian terkena pantulan sinar matahari.

Berlibur di Telaga Biru Semin

wisata telaga

Source : cozer.co.id

Untuk kamu yang ingin mengunjungi tempat ini, kamu tidak akan dikenakan biaya sepeserpun alias gratis.

Pihak penglola hanya membebankan pengunjung untuk membayar biaya parkir kendaraan sebesar 2-5 ribu rupiah saja.

Ketika mengunjungi tempat ini, kamu dapat mencoba menikmati panorama dengan menaiki tebing batu bekas pertambangan untuk melihat panorama bukit, sawah, dan lekukan jalannya.

Selain itu, kamu juga dapat menyakskan indahnya panorama sinar matahari terbenam ketika menaiki tebing batu ini.

Meskipun tidak dikenakan biaya sepeserpun ketika memasuki telaga ini, namun telaga ini juga menyediakan beberapa fasilitas yang dapat kamu gunakan.

Beberapa fasilitas tersebut diantaranya adalah area parkir, toilet, warung makan, dan gazebo sebagai tempat untuk kamu berteduh.

Telaga ini juga memiliki kedalaman yang tidak terlalu dalam sehingga banyak pengunjung yang memanfaatkannya sebagai tempat untuk berenang.

Selain itu, pihak pengelola juga telah menyediakan berbagai wahana yang dapat digunakan oleh para pengunjung.

Salah satu wahana favorit para pengunjung adalah rakit yang dapat dipakai berkeliling untuk menikmati indahnya telaga ini.

camping adalah
Previous Post
Berencana Camping? Perhatikan Beberapa Hal Ini!
lembah adalah
Next Post
Lembah Adalah : Lembah Cantik Indonesia

0 Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!