15 49.0138 8.38624 1 4000 1 https://nazwaproduction.com 200 true 0
tradisi adalah

Tradisi Adalah : Fungsi dan Contoh Tradisi Indonesia

0 Comments

Tradisi adalah – Indonesia merupakan negara dengan keragaman seni budaya yang dimilikinya, termasuk dengan tradisi yang dimiliki setiap lapisan masyarakatnya.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), ada sekitar 100 suku di Indonesia yang memiliki keragaman tradisinya.

Lalu apa itu tradisi? Agar lebih mengetahuinya, simak ulasannya di bawah ini.

Tradisi Adalah?

tradisi adalah

Source : img-z.okeinfo.net

Tradisi adalah sebuah bentuk kebiasaan, pola perilaku, kepercayaan yang berkembang di tengah masyarakat dan telah menjadi bagian dari aspek kehidupan.

Tradisi merupakan norma-norma yang berasal dari masa lalu dan dilakukan berulang-ulang secara turun menurun sehingga  telah menjadi warisan yang dipercaya dan dijalankan hingga saat ini.

Jika tradisi telah diterima oleh masyarakat dan terus menerus dilakukan, maka segala tindakan yang bertentangan dengan hal tersebut dirasa merupakan sebuah perbuatan yang melanggar hukum.

Fungsi Tradisi Adalah?

tradisi adalah

Source : goodnewsfromindonesia.id

Dilansir dari seputarpengetahuan.co.id, beberapa fungsi tradisi adalah sebagai berikut.

  • Penyedia Fragmen Warisan Historis

Fungsi pertama dari tradisi adalah sebagai penyedia fragmen warisan historis yang akan bermanfaat.

Tradisi telah seperti suatu gagasan yang dapat digunakan dalam tindakan pada masa sekarang serta untuk membangun masa depan dengan dasar pengalaman dari masa lalu.

Misalnya adalah sisi kepahlawanan, kepemimpinan, dan lain sebagainya yang harus diteladani.

  • Memberikan Legitimasi Pandangan Hidup

Tradisi digunakan pula sebagai pemberi legitimasi pada pandangan hidup, keyakinan, pranata dan aturan yang telah ada sebelumnya.

Semuanya ini tentunya membutuhkan pembenaran agar mampu mengikat anggotanya, seperti yang dilakuakan wewenang seorang raja yang disahkan oleh tradisi pada kerajaan terdahulu.

  • Menyediakan Simbol Identitas Kolektif

tradisi adalah

Source: 2.bp.blogspot.com

Tradisi berfungsi sebagai penyedia simbol identitas kolektif yang meyakinkan, memperkuat loyalitas primodial kepada bangsa, dan kelompok.

Misalnya dari mitologi, ritual umum, dan lain sebagainya.

  • Sebagai Tempat Pelarian

Fungsi terakhir dari tradisi adalah untuk membantu sebagai tempat pelarian dari keluhan, ketidakpuasan dan kekecewaan kehidupan modern.

Misalnya tradisi kedaulatan dan kemerdekaan yang ada di masa lalu dapat membentuk suatu bangsa untuk mampu bertahan hidup ketika berada dalam penjajahan.

Baca juga Sejarah Suku Dayak : Ragam Adat Istiadat dan Kebudayaannya

Tradisi Masyarakat Indonesia

tradisi adalah

Source: kemenkopmk.go.id

Baerikut beberapa contoh tradisi yang ada dan berkembang di masyarakat Indonesia.

  • Tradisi Perabut Seeng

    tradisi adalah

    Source : novafirliani.files.wordpress.com

Tradisi parebut seeng adalah salah satu tradisi sunda yang merupakan salah satu kesenian bela diri yang menampilkan ketangkasan seorang pria.

Tradisi yang disebut juga sebagai rampage seeng ini dilakukan sebagai upaya untuk menguji keseriusam dari mempelai pria dalam melamar wanita.

Sesuai dengan namanya, parebut yang berarti bertanding, saling merebut, dan seeng yang artinya penanak nasi khas Sunda, mempelai pria harus mampu merebut penanak nasi dari pihak perempuan.

Tradisi parebut seeng ini pertama kali dikenalkan di kawasan Caringin, Bogor, Jawa Barat dimana di daerah tersebut selalu melakukan iring-iringan saar mengantarkan mempelai pria.

Kemudian, dengan adanya tradisi parebut seeng ini juga untuk menjaga keselamatan selama mengantarkan mempelai pria menuju ke rumah mempelai wanita.

Mengingat dalam prose siring-iringan ini, mereka juga membawa berbagai jenis seserahan seperti hewan ternak, dan lain sebagainya.

  • Tradisi Sekaten

    adat istiadat

    Source : blogkulo.com

Tradisi Sekaten merupakan tradisi Jawa yang telah ada sejak abad 15 di Solo dan Yogyakarta yang dipercaya sebagai perpaduan anatara kesenian dan dakwah.

Tradisi ini merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Para Walisongo menggunakan tradisi ini untuk menyebarkan agama Islam di Jawa.

Sekaten yang dilakukan di Keraton Surakarta dilakukan dengan berbagai prosesi resmi.

Diawali dengan dibawanya dua gamelan Keraton Surakarta, yaitu gamelan Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari menuju ke Masjid Agung Surakarta melalui Kori Kamandungan-jalan Sapit Urang Barat.

Pembukaan sekaten ditandai dengan upacara ungeling gangsa atau menabuh gamelan yang dilakukan sepanjang hari dan hanya beristirahat pada waktu Dzuhur dan Ashar saja.

Tradisi ini diakhiri dengan perebutan 2 Grebeg Maulud Nabi atau kirab gunungan,yaitu gunungan jaler (laki-laki) dan estri (perempuan) yang dipercaya akan membawa berkah.

Sedangkan Sekaten yang dilakukan di Solo digelar dengan membuka pasar malam selama satu bulan penuh yang juga diiringi dengan dua jenis gamelan seperti pada tradisi Sekaten di Surakarta.

  • Tradisi Pasola

tradisi adalah

Source : kebudayaan.kemdikbud.go.id

Tradisi Pasola berasal dan berkembang secara turun menurun dari masyarakat Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur.

Tradisi ini merupakan sebuah permainan ketangkasan melempar lembing kayu sambil menunggangi kuda yang digelar untuk menyambut masa tanam.

Seperti yang dapat kalian perhatikan, tradisi ini cukup berbahay dan beresiko terjadinya kecelakaan.

Namun, masyarakat Sumba percaya bahwa jika terjadi kecelakaan ketika acara sedang berlangsung, hal tersebut berarti akan menjadi pertanda baik bagi hasil pertanian.

Tradisi pasola ini masih dilestarikan oleh masyarakat Sumba untuk menjaga  tradisi dari leluhur mereka.

  • Tradisi Rambu Solo

tradisi adalah

Source : 4.bp.blogspot.com

Tradisi rambu solo merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Masyarakat Tana Toraja memang dikenal memiliki beragam tradisi unik, terutama yang berhubungan dengan kematian.

Nah, tradisi rambu solo ini juga dilakukan ketika ada orang yang meninggal.

Mereka percaya jika tidak melakukan tradisi ini, arwah orang tersebut akan memberikan kemalangan kepada orang yang ditinggalkannya.

Sebelum ritual ini dilakukan, orang yang meninggal hanya akan dianggap sakit, lalu mereka akan merawatnya dengan memberikan sesaji seperti makanan, minuman, rokok, sirih, dan lainnya.

Kegiatan ini terdiri dari rangkaian kegiatan yang rumit serta membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sehingga persiapannya membutuhkan waktu yang cukup lama.

Selama menggu upacara siap, orang yang telah meninggal akan dibungkus dengan kain dan disimpan di tongkonan atau rumah leluhur.

Baca juga Mengenal Adat Istiadat dan Norma Adat

  • Tradisi Titi

    tradisi adalah

    Source : eksotikamentawai2017.files.wordpress.com

Tradisi Titi dilakukan oleh uku Mentawai yang mendiami Kepulauan Menatawai, Sumatera Barat.

Tradisi ini merupakan tradisi yang dilakukan dengan mentato tubuh sebagai lambang keseimbangan antara alam dan penghuninya.

Sebelum melakukan tradisi ini, akan dilakukan persiapan yang membutuhkan waktu yang cukup lama bahkan hingga berbulan-bulan lamanya.

Tradisi ini diawali dengan ritual upacara yang dipimpin oleh dukun adat yang mana selanjutnya tuan rumah harus mengadakan perta dengan menyembelih babi dan ayam.

Kemudian dilakukanlah tradisi mentato tubuh dengan motif yang tidak sembarangan yang berfungsi sebagai identitas dan jati diri dari Suku Mantawai.

Tak seperti mentato tubuh di jaman sekarang, titi ini dilakukan dengan cara tradisional yaitu dengan menuruk jarumm bertangkai kayu yang terbuat dari tulang hewan atau kayu karai yang diruncingkan.

  • Tradisi Debus

tradisi adalah

Source : tapak.id

Tradisi yang ada di Indonesia selanjutnya adalah tradisi debus dari Banten, Jawa Barat yang mungkin pernah kamu dengar.

Tradisi ini dilakukan oleh laki-laki dewasa yang telah terlatih dengan melukai bagian tubuh tertentu dengan berbagai senjata tajam, seperti pedang atau golok.

Meskipun ekstrim, tradisi ini memiliki makna dalam yaitu Tuhan tidak akan membiarkan hambanya terluka dengan tubuh yang telah diberikan tersebut.

adat istiadat
Previous Post
Mengenal Adat Istiadat dan Norma Adat
kebudayaan indonesia
Next Post
Keragaman Kebudayaan Indonesia

0 Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!