15 49.0138 8.38624 1 4000 1 https://nazwaproduction.com 200 true 0

Apa itu Prestasi Belajar?

0 Comments

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti dari kata prestasi belajar ialah prestasi mengandung makna hasil yang telah dicapai dari apa yang telah diusahakan. Sedangkan belajar dapat diartikan sebagai usaha untuk memperoleh kepandaian ilmu.

Setiap orangtua pasti menginginkan buah hatinya tumbuh menjadi anak pintar memiliki prestasi belajar yang baik sehingga dapat membahagiakan orangtuanya. Sama halnya dengan orangtua, setiap guru yang bisa disebut sebagai orangtua kedua di sekolah ini juga  menginginkan siswanya memiliki prestasi dalam belajar karena hal tersebut akan menunjukan keberhasilannya dalam proses belajar mengajar.

Cara Mengukur Prestasi Belajar Siswa

Cara Mengukur Prestasi Belajar Siswa

Cara Mengukur Prestasi Belajar Siswa

Sebagai seorang guru tentu merupakan sebuah keharusan untuk mengukur prestasi setiap siswanya dalam beberapa mata pelajaran. Lalu bagaimana cara seorang guru dalam mengukur prestasi belajar siswa ? Guru dapat mengukur pencapaian prestasi belajar siswa melalui sebuah tes atau evaluasi.

Tes atau evaluasi adalah cara yang dapat dilakukan untuk melihat dan mengukur keberhasilan suatu proses belajar yang telah dilakukan selama beberapa waktu. Dalam pelaksanaanya, tes atau evaluasi bisa dilakukan memalui tiga cara. Berikut adalah ketiga cara yang dapat seorang guru lakukan untuk mengukur prestasi belajar siswa selama di sekolah:

1.  Tes Tertulis

Tes tertulis ini mengharuskan siswanya untuk menuliskan jawaban atas suatu pertanyaan. Tes ini pda pelaksanaannya lebih menekankan pada penggunaan alat-alat tulis seperti kertas dan pensil. Sehingga dalam proses pengerjaannya, siswa akan dituntut untuk menuliskan hasil jawabannya pada sebuah kertas.

Baik ditulis dengan tulisan tangan atau diketik menggunakan computer. Tes ini memiliki berbagai jenis yang beberapa diantaranya adalah :

a.  Tes essay atau tes uraian. Tes essay atau tes uraian adalah salah satu jenis tes yang berbentuk pertanyaan yang jawabannya mengharuskan siswa untuk memberikan penjelasan atau  komentar mengenai suatu hal serta mengharuskan siswanya memberikan perbandingan atau perbedaan antara dua hal atau lebih dengan menggunakan bahasa sendiri.

b.  Tes pilihan ganda. Tes ini merupakan salah satu tes yang paling disukai oleh siswa. Tes ini berisi pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa dengan menjawab salah satu dari beberapa pilihan jawaban yang kemungkinan adalah jawaban yang benar.

c. Tes melengkapi. Tes ini terdiri dari susunan kalimat yang beberapa bagiannya dihilangkan dan diganti dengan bagian kosong atau titik titik untuk kemudian dilengkapi dan disempurnakan oleh siswa.

d. Tes benar atau salah. Tes ini berbentuk kalimat yang merupakan sebuah pernyataan yang memiliki dua kemungkinan yang berlawanan apakah jawabannya benar atau salah. Dimana siswa akan disuruh memilih salah satu jawabannya. Bentuk pertanyaan yang biasa dipergunakan dalam tes ini dapat berupa fakta atau ide.

2. Tes Lisan

Tes lisan atau oral tes merupakan tes yang berupa tanya jawab antara guru dan siswanya yang dilakukan secara lisan. Dalam tes ini, guru akan memberikan pertanyaan secara langsung yang kemudian harus dijawab oleh siswa secara langsung pula. Dalam prosesnya, biasanya seorang guru yang menjadi penguji akan bertatap muka secara langsung dengan siswa.

3. Tes Praktek

Tes praktek biasanya digunakan untuk mengukur prestasi belajar siswa dalam hal keterampilan. Dimana nantinya guru akan menilai keterampilannya menurut hasil akhirnya. Apakah siswa tersebut berhasil melakukan tugas yang dijadikan sebagai tesnya atau justru gagal.

 

Faktor yang Mempengaruhi Proses Belajar

Faktor yang Mempengaruhi Proses Belajar

Faktor yang Mempengaruhi Proses Belajar

Meskipun pada kenyataannya mendapatkan prestasi dalam belajar tidak semudah yang dibayangkan, tetapi hal ini bisa dicapai dengan usaha dan kegigihan dalam belajar. Setiap aktivitas yang dilakukan oleh seseorang pasti akan dipengaruhi oleh beberapa faktor yang mengiringinya. Sama halnya dengan yang terjadi pada proses belajar. Beberapa faktor ini juga dapat mempengaruhi proses belajar siswa.

1. Faktor Internal

Faktor internal berkaitan dengan diri siswa itu sendiri. Beberapa faktor internal yang berasal dari diri siswa itu sendiri adalah :

Faktor intelegensi. Menurut W.S Winkel, intelegensi merupakan kemauan untuk mendapatkan suatu tujuan dari diri seseorang itu sendiri. Ini berarti seorang siswa harus memiliki minat dan kemauan untuk belajar agar dapat mencapai hasil yang memuaskan.

Faktor bakat. Bakat tentunya memiliki peranan yang sangat penting dalam meraih hasil memuaskan dari proses belajar. Dengan bakat seseorang memiliki potensi yang lebih serta akan lebih cepat dalam menerima setiap pelajaran.

Faktor kecerdasan. Setiap orang memiliki tingkat kecerdasan yang berbeda-beda. Ada yang memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi, sedang dan ada pula yang rendah. Orang yang memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi inilah yang dapat menjadi faktor pendorong kesuksesan suatu proses belajar. Dengan kecerdasan tingkat tinggi ini, seorang siswa akan leih cepat mengolah setiap informasi yang telah ia terima.

Faktor keadaan fisik dan keadaan psikis. Keadaan fisik berhubungan dengan kondisi kesehatan dan pertumbuhan jasmani. Sedangkan keadaan psikis berhubungan dengan kondisi mental seseorang. Dengan keadaan fisik dan psikis yang baik, seorang anak akan memiliki konsentrasi yang baik sehingga akan lebih mudah menerima segala informasi.

Untuk menjaga kedua faktor tersebut, seorang anak perlu menjaga kesehatannya seperti dengan menjaga pola makan, rajin olahraga dan istirahat yang cukup.

2. Faktor Eksternal

Selain faktor internal, fakor selanjutnya yang juga dapat mempengaruhi proses belajar adalah faktor eksternal.  Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar. Faktor-faktor ini juga dapat mempengaruhi proses belajar siswa. Beberapa faktor yang termasuk faktor eksternal diantaranya adalah :

Faktor keluarga. Keluarga adalah faktor terdekat yang dapat mempengaruhi proses belajar siswa. Pelajaran pertama yang seorang anak dapatkan berasal dari keluarga. Sehingga keluarga terutama orangtua harus menjadi salah satu contoh yang baik juga harus menjadi motivator yang baik bagi siswa.

Faktor sekolah. Faktor ini menyangkut proses belajar yang seorang siswa terima dari guru. Seorang guru harus menggunakan metode pembelajaran yang tepat dalam membimbing dan mengembangkan siswa dalam proses belajar.

Faktor Masyarakat. Faktor ini juga akan mempengaruhi proses belajar siswa. Seseorang haruslah berinteraksi dengan lingkungan masyarakat yang baik sehingga akan memperoleh ilmu yang baik pula yang dapat berguna bagi perkembangannya.

 

Pengaruh Minat Baca Terhadap Prestasi Belajar Siswa

Pengaruh Minat Baca Terhadap Prestasi Belajar Siswa

Pengaruh Minat Baca Terhadap Prestasi Belajar Siswa

Dengan memiliki minat belajar membaca yang tinggi, seorang anak akan dapat mengetahui banyak hal yang belum ia ketahui. Dengan semakin banyak membaca, seorang siswa juga akan memiliki semakin banyak ilmu. Minat  membaca dapat mempengaruhi prestasi belajar seorang siswa. Karena itulah setiap sekolah selalu memiliki ruang untuk membaca seperti perpustakaan untuk meningkatkan minat baca siswanya.

Dengan terbiasa membaca, seorang siswa akan memiliki pengetahuan yang luas, memiliki imajinasi tinggi serta akan memiliki kreativitas yang tinggi pula. Membaca adalah salah satu bentuk belajar yang sangat mudah untuk diterapkan. Siswa dapat membaca melalui buku ataupun memanfaatkan teknologi sebagai pengganti buku dengan buku digital yang juga dapat menambah pengetahuannya.

Wisata Cipanas Garut
Previous Post
9 Keindahan Wisata Garut Yang Jarang Diketahui
Next Post
4 Cara Meningkatkan Minat Baca di Indonesia

0 Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!