15 49.0138 8.38624 1 4000 1 https://nazwaproduction.com 200 true 0
Prinsip Pengolahan Sampah

Pengolahan Sampah Yang Dapat Kamu Terapkan

0 Comments

Pengolahan sampah sudah menjadi persoalan yang rumit bagi hampir semua negara di dunia tak terkecuali Indonesia.

Sampah merupakan konsekuensi yang dihasilkan dari setiap aktifitas yang dilakukan makhluk hidup.

Jumlah atau volume sampah sebanding dengan tingkat konsumsi yang digunakan sehari-hari.

Untuk itu, diperlukan pengolahan yang baik agar sampah tidak menimbulkan berbagai macam kerugian bagi semua makhluk hidup.

Tapi apa itu pengolahan sampah ?

Bagaimana cara mengolah sampah yang baik dan benar ?

Berikut ulasan lengkapnya untuk kamu.

Pengolahan Sampah

Pengolahan Sampah

Source : i.ytimg.com

Pengolahan sampah merupakan bagian dari penanganan sampah yang dilakukan secara sistematis dan menyeluruh yang memiliki maksud untuk mengurangi jumlah sampah dan memanfaatkan nikai yang masih terkandung dalam sampah itu sendiri.

Secara umum Pengolahannya merupakan proses perubahan sampah baik secara fisik, biologi maupun dengan bantuan kimia.

1. Perubahan Fisik

Perubahan fisik sampah dilakukan melalui beberapa cara, yaitu :

1.1 Pemisahan komponen sampah

Pemisahan komponen sampah dilakukan dengan cara manual atau mekanik.

Sampah yang bersifat heterogen (memiliki dua atau lebih komponen) dipisahkan komponen-

komponennya hingga bersifat homogen (memiliki satu jenis komponen).

1.2 Mengurangi kapasitas sampah

Mengurangi kapasitas sampah dapat dilakukan tekanan agar mempersempit kebutuhan ruang sehingga mempermudah dan mengurangi biaya proses penyimpanan dan pembuangan.

Jenis sampah yang dapat dikurangi kapasitasnya adalah kertas, plastik, dan kaleng.

1.4 Mengurangi ukuran sampah

Mengurangi ukuran sampah dapat dilakukan dengan proses pencacahan agar memperluas kontak.

2. Perubahan Biologi

Perubahan biologi adalah pengolahan sampah dengan memanfaatkan mikroorganisme untuk menguraikan sampah menjadi kompos.

Teknik yang dilakukan dengan perubahan biologi adalah pengkomposan secara aerobic dan penguraian secara anaerobic.

3. Perubahan Kimia

Perubahan kimia dilakukan dengan menggunakan proses pembakaran yang dapat mengubah bentuk sampah.

Perubahan bentuknya misalnya sampah padat akan berubah menjadi bentuk gas, cair, atau produk padat yang terkonversi.

Terdapat beberapa karakteristik dan komposisi sampah yang dapat mempengaruhi proses pembakaran, diantaranya :

3.1 Nilai kalor sampah

Jika nilai kalor sampahnya tinggi maka proses pembakarannya pun akan semakin mudah berlangsung.

Agar sampah dapat terbakar sampah  tersebut harus memiliki nilai kalor sebesar 4.500 kJ/kg.

3.2 Kadar air sampah

Jika sampah tersebut mengandung kandungan air yang kecil, maka proses pembakarannya akan berlangsung lebih cepat.

3.3 Ukuran partikel sampah

Jika permukaan kontak dari partikel sampahnya luas, maka proses pembakarannya akan lebih mudah.

Metode Pengolahan Sampah

Pengolahan Sampah

Source : ptsse.co.id

Metode pengolahan sampah tergantung dari jenis komponen sampah, tanah untuk mengolah dan ketersedian ruang dimana metode pengolahannya dapat berupa :

1. Solid waste generated

Solid waste generated atau sampah padat yang dihasilkan adalah metode untuk menentukan banyaknya sampah.

2. On site handling

On site handling adalah metode penanganan sampah langsung pada sumbernya.

Metode ini terbagi menjadi tiga yaitu pengumpulan (collecting), pengangkutan (transfer and transport), dan pengolahan (treatment).

3. Pembuangan akhir

Pembuangan akhir adalah metode pengolahan sampah pamungkas dimana sampah-sampah yang dibuang harus memenuhi syarat-syarat kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Prinsip Pengolahan Sampah

Prinsip Pengolahan Sampah

Source : slideplayer.info

Pengolahan sampah dapat dilakukan dengan prinsip 4R.

Apa saja prinsip 4R tersebut ?

Berikut penjelasan tentang apa itu prinsip 4R .

1. Reduce (Mengurangi)

Prinsip pengolahan  yang pertama adalah dengan mengurangi jumlah sampah.

Masyarakat dapat mengurangi jumlah sampah dengan melakukan pencegahan bahan-bahan yang dapat menjadi sampah.

Misalnya dengan mulai melakukan hal-hal sederhana seperti mencoba mengurangi penggunaan barang-barang sekali pakai yang dapat menghasilkan banyak sampah dengan barang-barang yang dapat digunakan berulang kali.

Contohnya membawa tempat minum dan kotak makan sendiri ketika membeli makanan di luar, atau mengurangi pemakaian kantong  kresek saat berbelanja digantikan dengan kantong dari kain.

2. Reuse (Menggunakan kembali)

Prinsip yang dapat dilakukan untuk mengolah sampah yang selanjutnya adalah dengan menggunakan kembali sampah secara langsung dengan fungsi yang masih sama ataupun berbeda.

Prinsip ini lebih menekankan pada pemanfaatan kembali sampah untuk sesuatu yang dapat digunakan kembali.

Sebagai contoh, memaksimalkan penggunaan kertas, atau kamu dapat memberikan barang-barang yang masih layak pakai kepada orang lain yang membutuhkan agar tidak ada yang terbuang percuma dan menjadi sampah berbahaya.

3. Replace (Menempatkan kembali)

Prinsip pengolahan sampah replace dapat dilakukan dengan menempatkan kembali fungsi dari sampah itu sendiri.

Misalnya sampah organik yang dapat dijadikan sebagai kompos dan pupuk, serta sumber listrik dan biogas dengan bantuan manusia dan teknologi.

4. Recycle (Mendaur ulang)

Prinsip pengolahan yang terakhir adalah prinsip recycle, yakni mendaur ulang sampah melalui beberapa tahapan pengolahan untuk menjadikan barang lebih berguna.

Contohnya, mengolah barang-barang anorganik seperti kaleng untuk dijadikan bahan kerajinan tangan seperti celengan.

Skala Pengolahan Sampah

Skema Pengolahan Sampah

Source : 4.bp.blogspot.com

Skala pengolahan sampah dapat dibedakan menjadi beberapa skala, diantaranya :

1. Skala Individu

Skala individu merupakan skala pengolahan sampah yang dilakukan oleh penghasil sampah langsung dari sumbernya, seperti rumah tangga atau perkantoran.

Contoh skala pengolahan individu adalah melakukan pemilhan atau melakukan komposting degan skala individu.

2. Skala Kawasan

Skala kawasan merupakan skala pengolahan sampah yang dilakukan untuk melayani suatu kawasan, seperti kawasan perumahan, kawasan perkantoran, kawasan perbelanjaan, dan lain-lain.

Lokasi pengelolaan sampah ini juga langsung dilakukan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Pada umumnya, di TPST proses pengolahan sampah yang dilakukan adalah pemilahan, pencacahan, dan komposting.

Setelah itu, dilanjutkan dengan penyaringan kompos, melakukan pewadahan, dan pencacahan sampah plastik untuk di daur ulang.

3. Skala Kota

Skala kota merupakan skala yang dilakukan oleh pengelola kebersihan kota  untuk melayani pengolahan sampah hingga ke seluruh wilayah kota.

Lokasi pengolahannya dilakukan di Instalasi Pengolahan Sampah Terpadu (IPST) dengan peralatan mekanis.

Baca Juga Artikel yang lainnya seperti : Pengelolaan Sampah

Pengelola Beserta Tanggung Jawabnya Dalam Pengolahan Sampah

Dalam mengolah sampah tentunya akan ada pengelola yang bertanggung jawab dalam setiap prosesnya.

Lalu siapa saja dan apa saja tugasnya ?

Berikut pengelola beserta dengan tanggung jawabnya.

  1. Ketua RW, bertanggung jawab terhadap seluruh pelaksanaan pengolahan sampah, serta memberikan arahan dan masukan kepada pengurus.
  2. Koordinator, bertanggung jwab untuk melakukan koordinasi dengan pihak yang berkaitan selama proses pengolahan sampah.
  3. Ketua dan Wakil Ketua, bertanggung jawab untuk memimpin dan mengelola organisasi.
  4. Sekretaris, bertanggung jawab untuk mencatat dan mengurus catatan inventaris.
  5. Bendahara, bertanggung jawab untuk mengelola keuangan organisasi.
  6. Divisi Daur Ulang Sampah Kering, bertanggung jawab untuk mengoordinasi dan melakukan daur ulang sampah kering.
  7. Divisi Daur Ulang Sampah Basah, bertanggung jawab untuk mengoordnasi dan melakukan saur ulang sampah basah.
  8. Divisi Penjualan, bertanggung jawab untuk mengoordinasi dan memasarkan hasil daur ulang.
  9. Anggota Masyarakat, bertanggung jawab untuk membantu pemilahan dan menyerahkan hasilnya kepada divisi daur ulang sampah kering dan basah.
Sampah
Previous Post
Pengertian Sampah Menurut Berbagai Sumber
Pengelolaan Sampah
Next Post
Pengelolaan Sampah yang Baik dan Benar

0 Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!