15 49.0138 8.38624 1 4000 1 https://nazwaproduction.com 200 true 0
masjid Quba

Mengenal Masjid Quba Sejarah dan Kemuliaannya

0 Comments

Masjid Quba Madinah

Masjid Quba Madinah berdiri tepat di tepi selatan Madinah.

Masjid yang menjadi tempat peribadatan umat Islam ini merupakan masjid terbesar kedua dan terpopuler setelah Masjid An-Nabawi.

Masjid ini terletak di 3493 Al Hijrah Rd, Al Katim, Madinah 42318, Arab Saudi.

Allah SWT juga telah berfirman mengenai masjid ini dalam Q.S At-Taubah ayat 108 yang berbunyi :

لَا تَقُمْ فِيْهِ اَبَدًاۗ لَمَسْجِدٌ اُسِّسَ عَلَى التَّقْوٰى مِنْ اَوَّلِ يَوْمٍ اَحَقُّ اَنْ تَقُوْمَ فِيْهِۗ فِيْهِ رِجَالٌ يُّحِبُّوْنَ اَنْ يَّتَطَهَّرُوْاۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِيْنَ

 Artinya:

“Tidak boleh kamu mendirikan shalat di dalam masjid itu selama-lamanya. Sesungguhnya, (Masjid Quba) yang didirikan atas dasar taqwa ini, sejak hari pertama adalah lebih pantas kamu mendirikan shalat di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Allah menyukai orang-orang yang bersih.”

Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat di atas, masjid ini didirikan atas dasar taqwa.

Hal ini dikarenakan masjid ini didirikan oleh Rasulullah SAW dengan penuh perjuangan.

Dalam menegakkan agama Allah ini, beliau bahkan mengalami banyak rintangan dan halangan dari para kaum Quraisy yang setiap saat selalu ingin membunuh Nabi Muhammad SAW.

Sejarah Masjid Quba

masjid Quba

Source: https://tfamanasek.com/

Sejarah Masjid Quba sangat lekat dengan kaitannya dengan Rasulullah SAW karena Masjid Quba ini adalah masjid pertama yang dibangun oleh Nabi terakhir kita yakni Nabi Muhammad SAW pada tahun 8 Rabbiul Awwal atau 622 Masehi.

Saat itu, Rasulullah SAW baru saja menyelesaikan hijrahnya yang dimulai dari Makkah ke Madinah.

Menurut Hanafi Al-Malawi dalam bukunya “Tempat Bersejarah yang dikunjungi Rasulullah SAW” menyebutkan bahwa ketika singgah di Madinah selama empat hari, Nabi Muhammad SAW langsung disambut meriah oleh para penduduk kota tersebut.

Mengutip dari buku berjudul “Negara-Negara Leksikon” yang ditulis oleh Saphire Hamwi, Masjid Quba pada awalnya dikelilingi oleh sebuah desa yang dihuni oleh para suku Bani Amr bin Auf yang namanya sama dengan nama masjid tersebut.

Beliau mengunjungi rumah Bani Amr bin Auf dan memerintahkan untuk membangun sebuah masjid yang di beri nama dengan Masjid Quba yang sampai saat ini nama tersebut masih dipakai untuk nama masjid tersebut.

Tak hanya memerintahkan, beliau juga ikut serta dalam proses pembangunan masjid ini seperti membawa sendiri bahan-bahan bangunan hingga badan Rasulullah SAW dipenuhi debu dan pasir.

Pada awal proses pembangunannya, menurut para sejarawan, masjid ini berdiri di atas kebun kurma seluas 1.200 meter persegi milik Kultsum bin Hadam.

Setelah selesai dibangun, Rasulullah SAW memimpin shalat untuk para sahabatnya.

Bahkan, Rasulullah sangat mencintai masjid ini hingga semasa hidupnya beliau selalu mendatangi masjid ini setiap hari Sabtu yang kemudian sunnah tersebut diikuti oleh salah satu sahabat Nabi, Ibnu Umar.

Seperti yang diriwayatkan dalam hadist di bawah ini.

Abdullah bin Dinar berkata,

أَنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ يَأْتِى قُبَاءً كُلَّ سَبْتٍ وَكَانَ يَقُولُ رَأَيْتُ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- يَأْتِيهِ كُلَّ سَبْتٍ

“Ibnu Umar biasa mendatangi Masjid Quba ini pada hari Sabtu. Ia berkata bahwa ia telah melihat Nabi  SAW  yang juga sering mendatangi masjid tersebut pada hari Sabtu.”

Diriwayatkan dalam hadist sahih lain, Rasulullah SAW juga terbiasa mengunjungi masjid ini bahkan dengan berjalan kaki.

Dari Abdullah bin Dinar, ia mendengar Abdullah bin Umar RA berkata,

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يَأْتِى قُبَاءً رَاكِبًا وَمَاشِيًا

“Nabi Muhammad SAW  biasa mendatangi Masjid Quba dengan memakai kendaraan, dan (kadang-kadang) dengan berjalan kaki.” (HR. Bukhari, no. 1194 dan Muslim, no. 1399)

 

Keutamaan Masjid Quba

Salah satu masjid mulia ini memiliki beberapa keutamaan.

Lalu apa saja keutamaan Masjid Quba ini ?

Keutamaan Masjid Quba disebutkan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Tirmidzi RA di bawah ini.

Dari Usaid bin Zhuhair Al-Anshari RA, ia berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,

الصَّلاَةُ فِى مَسْجِدِ قُبَاءٍ كَعُمْرَةٍ

Artinya :

“Shalat di Masjid Quba’, (pahalanya) seperti orang yang melakukan ibadah umrah.” (HR. Tirmidzi, no. 324 dan Ibnu Majah, no. 1411. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Kemudian keutamaan masjid ini juga diriwayatkan dalam hadist lain di bawah ini

Dari Sahl bin Hunaif RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,

مَنْ تَطَهَّرَ فِى بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى مَسْجِدَ قُبَاءٍ فَصَلَّى فِيهِ صَلاَةً كَانَ لَهُ كَأَجْرِ عُمْرَةٍ

Artinya :

“Siapa yang bersuci di rumahnya, lalu ia mendatangi masjid Quba (dalam keadaan suci), lalu mendirikan shalat di dalamnya, maka pahalanya seperti pahala orang yang melaksanakan umrah.” (HR. Ibnu Majah, no. 1412, An-Nasai, no. 700. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Gambar Masjid Quba

gambar masjid quba

source: https://www.zawiyahjakarta.or.id/

Seperti yang dapat kamu lihat dalam photo tersebut.

Masjid ini memiliki bangunan sederhana namun bersahaja.

Arsitektur masjid ini juga sering dijadikan sebagai contoh untuk beberapa bentuk masjid.

Mengutip dari buku yang ditulis oleh Dr. Muhammad Ilyas Abdul Ghani dalam bukunya yang berjudul “Sejarah Madinah Al-Munawarah” masjid megah yang dapat kita lihat sekarang ini merupakan hasil renovasi terakhir yang dilakukan pada masa Raja Fadh bin Abdul Aziz pada tahun 1986.

Renovasi ini menghabiskan biaya hingga 90 juta riyal atau 341 milyar rupiah.

Kini masjid ini memiliki enam buah kubah besar yang masing-masing kubahnya berdiameter dua belas meter dan 56 kubah kecil yang setiap kubahnya berdiameter enam meter.

Masjid ini kini memiliki 19 pintu dengan tiga pintu utama berdaun pintu besar dengan  dua pintu untuk jamaah pria dan satu pintu untuk jamaah wanita sebagai tempat masuknya para jamaah ke dalam masjid.

Masjid ini bahkan kini dapat menampung kapasitas hingga 20 ribu jamaah.

Di dalam masjid ini terdapat sebuah sumur milik Abu Ayyub Al-Anshari yang konon dipakai sebagai air minum untuk Nabi Muhammad SAW dan untanya yang lelah karena telah melakukan perjalanan hijrah yang panjang.

Masjid ini juga memiliki beberapa fasilitas seperti pada bagian seberang utama masjidnya terdapat ruangan yang dijadikan sebagai tempat belajar mengajar, perpustakaan, perkantoran dan tempat lainnya.

Namun, sebelumnya masjid ini memiliki bangunan yang masih terbilang tradisional seperti terdapat ruang terbuka yang disebut sanh, di bagian utaranya terdapat serambi sebagai tempat utama untuk beribadah yang tiangnya berasal dari pohon kurma, atapnya terbuat dari pelepah dan daun kurma yang dicampur dengan tanah liat, serta tempat berwudhunya berada di ruang terbuka dengan sumber air dari sebuah sumur.

Masjid ini juga telah mengalami beberapa kali renovasi seperti yang dilakukan pada masa pemerintahan Usman bin Affan RA, pada masa Abdul Malik bin Marwan serta pada masa Umar bin Abdul Aziz RA yang melakukan perluasan dan perombakan dengan memperkokoh dengan batu kapur, membuat kubah dari batu yang ditengahnya di pasang tiang dari besi dan timah, menghiasinya dengan mozaik  serta  membuat penutup atap dan menara masjid.

Masjid ini kini sering dijadikan sebagai salah satu tempat yang dikunjungi saat melakukan ibadah haji dan ibadah umrah.

Bagi jamaah haji dan umrah yang mengunjungi masjid ini, telah disediakan air zam zam oleh petugas.

Kini di sekitar masjid ini juga telah berdiri banyak toko yang menjajakan dagangan seperti kurma, minyak zaitun, buah tin, dan dagangan lainnya yang dijual dengan harga yang beragam.

Baca juga artikel tentang Masjid Yang ada Di Indonesia

Nama Lain Masjid Quba

Masjid Quba disebut juga sebagai Masjid Muhammad atau Masjid Rasulullah karena dalam pendiriannya masjid ini dibangun oleh Nabi Muhammad SAW.

lingkungan alami
Previous Post
Kemegahan Masjid Raya Bandung dan Sejarahnya
dodol garut
Next Post
Manisnya Camilan Dodol Garut

0 Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!