15 49.0138 8.38624 1 4000 1 https://nazwaproduction.com 200 true 0
Masjid 99 Kubah

19 Masjid Indonesia Yang Paling Megah dan Bersejarah

0 Comments

Masjid Indonesia – Agama Islam masuk ke Indonesia pada sekitar abad ke-11 setelah hadirnya seorang pedagang yang berasal dari Gujarat, India. Sejak saat itulah Agama Islam mulai berkembang di Indonesia.

Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang memiliki populasi Muslim terbesar di seluruh dunia. Pada 2010, menurut laporan Pew Research, sebuah lembaga riset global, tercatat sekitar 209,1 juta jiwa penduduk Indonesia merupakan muslim.

Inilah masjid Indonesia yang terkenal megah dan bersejarah

Tak heran Indonesia memiliki banyak masjid yang tersebar diberbagai wilayah di Indonesia. Masjid di Indonesia bukan hanya merupakan sebuah tempat ibadah bagi umat Muslim, tetapi juga sebagai saksi sejarah perkembangan Agama Islam di Indonesia.

Lalu mana sajakah masjid yang paling bersejarah di Indonesia ? Berikut kami sampaikan beserta dengan penjelasannya.

1. Masjid Istiqlal (Jakarta)

masjid indonesia istiqlal

Source: cdn-2.tstatic.net

Masjid Istiqlal merupakan masjid yang paling bersejarah  di Indonesia. Masjid ini merupakan sebuah simbol persatuan, persaudaraan serta simbol toleransi antaragama karena lokasinya yang berseberangan dengan Gereja Katedral.

Pembangunan masjid ini dipelopori oleh Presiden pertama Republik Indonesia yakni Ir.Soekarno. Ia meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjd Istiqlal pada tanggal 24 Agustus 1951. Nama masjid ini sendiri diambil dari Bahasa Arab yang artinya merdeka.

Terdapat keunikan dibalik terpilihnya design untuk masjid ini. Yakni dilakukannya sayembara untuk mendapatkan design ideal yang dapat mempresentasikan kemerdekaan Indonesia. Lalu terpilihlah Friedrich Silaban, seorang arsitek berdarah Batak yang justru merupakan seorang Kristiani.

Dalam pembangunannya, Friedrich memasukkan tema kemerdekaan Indonesia namun tetap berkaitan dengan Islam. Diantaranya adalah luas kubah masjid yang memiliki diameter sekitar 45 meter yang melambangkan tahun kemerdekaan Indonesia yakni tahun 1945 yang pada sisinya tertulis ayat kursi dan Surat Al-Ikhlas.

Tiang yang menopang masjid ini berjumlah 12 tiang yang melambangkan hari kelahiran Nabi Muhammad yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awwal, terdapat menara yang memiliki 6.666 sentimeter yang melambangkan jumlah keseluruhan ayat Al-Quran.

Masjid ini memiliki 5 lantai yang melambangkan jumlah Rukun Islam, julah shalat wajib dalam sehari dan jumlah sila dalam Pancasila, serta masjid ini memiliki satu menara masjid yang melambangkan tanda keesaan Allah.

Masjid Istiqlal menempati area tanah seluas 9,5 hektar yang menjadikannya sebagai masjid Indonesia terbesar di Asia Tenggara. Selain digunakan sebagai tempat shalat, masjid ini juga digunakan sebagai kegiatan lainnya seperti  pengajian, tabligh akbar, serta perayaan hari besar Islam seperti dijadikannya sebagai tempat untuk shalat Ied yang diselenggarakan pada saat Idul Fitri maupun Idul Adha.

2. Masjid An-Nur (Pekanbaru, Riau)

Masjid An-Nur

Sistem Informasi Masjid from simas.kemenag.go.id

Masjid Raya Agung adalah salah satu ikon wisata religi yang terletak di Jalan Hangtuah, Kelurahan Sumahilang, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru, Riau.

Masjid ini merupakan salah satu masjid termegah di Indonesia yang bangunannya memiliki keunikan yaitu mirip dengan bangunan Taj Mahal yang berada di India yang masuk dalam daftar 7 keajaiban dunia.

Masjid ini memiliki lima kubah dan empat menara yang mana empat menara ini menggambarkan empat sahabat Rasulullah yakni Abu Bakar As-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib yang bersama-sama berjuang untuk mengembangkan Islam.

Mengenai arsitekturnya, masjid ini menggambarkan budaya Melayu dan Arab. Letak kemelayuannya dapat dilihat dari segi pewarnaannya yang dominan hijau, kuning dan merah, juga memiliki Beranda juga kubahnya yang terbuat seperti gasing terbalik dimana gasing ini adalah permainan anak Melayu. Masjid ini juga memiliki nuansa seperti Masjid Nabawi dan Majid Al-Haram.

Tingkat atas di masjid ini dikhususkan untuk shalat. Sedangkan di tingkat bawah digunakan untuk tempat mengaji, tempat berkumpul pengunjung, sekretariat masjid dan terdapat ruang remaja masjid serta kelas untuk pendidikan Islam.

3. Masjid Raya Baiturrahman (Aceh)

Masjid Raya Baiturrahman

Source: www.goodnewsfromindonesia.id

Masjid Indonesia yang ketiga adalah Masjid Raya Baiturrahman merupakan bangunan bersejarah di Aceh. Bangunan ini disebut-sebut sebagai bangunan ajaib karena saat bangunan disekitarnya luluh lantak, hanya masjid inilah yang tetap berdiri kokoh  setelah dihantam derasnya terjangan Tsunami Aceh pada tahun 2004.

Masjid ini dulunya pernah dijadikan benteng dan markas pertahanan oleh para pejuang Kerajaan Aceh yang saat itu tengah melawan Pasukan Belanda. Namun pada saat itu Pasukan Belanda berhasil membakar seluruh bagian masjid ini.

Terlepas dari kisah kelam yang pernah terjadi pada masjid ini, kini masjid yang menjadi kebanggan masyarakat Aceh ini selain berfungsi untuk tempat ibadah juga djadikan sebagai pusat pendidikan ilmu agama oleh masyarakat sekitar maupun pendatang di berbagai negara untuk memperdalam ilmu agama.

4. Masjid Islamic Center (Samarinda)

Masjid Islamic Center

Source: i.ytimg.com

Masjid Islamic Center Samarinda atau biasa disingkat MICS adalah masjid terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Masjid Istiqlal, Jakarta. Masjid ini terletak di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Posisinya berada di sisi Sungai Mahakam.

Masjid megah ini bergaya arsitektur khas Turki dengan kombinasi unsur Eropa, Timur Tengah, dan Indonesia. Gaya arsitektur tersebut dapat dilihat dari model kubah yang mirip dengan kubah Masjid Haghia Sopia di Istanbul Turki dan gerbang-gerbang tinggi khas negara Eropa serta designnya yang terinspirasi oleh menara Masjid Nabawi, Madinah.

5. Masjid Agung (Jawa Tengah)

Saat Anda melihat Masjid Agung Semarang ini, Anda akan teringat dengan Masjid Nabawi yang berada di Madinah karena memiliki payung-payung hidrolik yang dapat terbuka dan tertutup secara otomatis seperti di Masjid Nabawi. Masjid tertua di ibukota Jawa Tengah ini, menjadi satu-satunya masjid di Indonesia yang digunakan warga Semarang untuk mengumumkan secara terbuka kemerdekaan bangsa Indonesia.

Satu jam setelah dikumandangkannya teks proklamasi kemerdekaan Indonesia, Dr.Agus berinisiatif untuk mengumumkan kemerdekaan tersebut melalui khotbah Jumat. Kemudian Presiden Ir. Soekarno menyempatkan datang ke masjid tersebut untuk melakukan shalat jumat berjamaah serta memberikan pidato.

6. Masjid At-Tin (Jakarta Timur)

Masjid At-Tin

Source: 1.bp.blogspot.com

Masjid At-Tin berada tepat di sebelah kawasan wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Sebagian orang beranggapan bahwa nama masjid ini diambil dari nama mantan istri Presiden Soeharto yang dikenal dengan nama Ibu Tien Soeharto yang membangun masjid ini. Namun nama At-Tin sendiri adalah nama buah yang sering disebutkan dalam Al-Quran,yakni buah tin.

Masjid ini didesain oleh arsitek bernama Ahmad Noeman yang ingin menghadirkan suasana yang luas dan megah agar terasa sangat lapang. Masjid ini juga terdiri dari tiga lantai yang setiap lantainya memiliki fungsi masing-masing.

7. Masjid Kubah Mas (Depok)

Masjid Kubah Mas

source asset-a.grid.id

Masjid Kubah Mas ini memiliki lima kubah yang dilapisi oleh emas. Masjid ini sengaja didirikan oleh Dian Djuriah, seorang pengusaha sukses asal Banten. Beliau mendirikan masjid ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan masjid untuk tempat beribadah bagi masyarakat sekitar.

Dalam hal arsitekturnya, Dian mengacu pada desain-desain masjid di daerah Timut Tengah. Ia juga berpendapat bahwa masjid adalah “rumah Tuhan” yang dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan seseorang terhadap Tuhannya.

8. Masjid Nasional Akbar (Jawa Timur)

Masjid Nasional Al Akbar

Source: www.wowabouts.com

Jawa Timur memiliki cukup banyak bangunan masjid. Salah satunya adalah Masjid Nasional Al-Akbar. Masjid ini berdiri di tanah seluas 11,2 hektar yang mampu menampung sekitar 36.000 jamaah.

Masjid ini memiliki daya tarik yang terletak pada kubahnya. Kubah masjid Al-Akbar ini dibuat dengan bentuk yang tidak biasa. Kubahnya hampir menyerupai setengah telur yang menumpu pada dua layer bentuk piramida. Masjid ini juga memiliki ukiran kaligrafi di setiap pintunya serta lantainya yang terbuat dari marmer kualitas terbaik. Beberapa keunggulan inilah yang menjadikan masjid ini sering dikunjungi oleh masyarakat dari luar kota.

9. Masjid Rahmatan Lil’Alamin (Jawa Barat)

Masjid Rahmatan Lil ‘Alamin

source from www.inibaru.id

Masjid Rahmatan Lil’Alamin terletak di kompleks Pondok Pesantren Az-Zaytun di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Bangunan masjid ini dikelilingi oleh pepohonan yang rindang sehingga membuat masjid ini terasa sejuk dan asri. Masjid ini memiliki menara yang sangat tinggi hingga mencapai 136,8 meter yang menjadikannya menara tertinggi di Indonesia.

Masjid ini dibangun dengan ukuran panjang dan lebar 99 x 99 meter. Yang mana melambangkan jumlah Asmaul Husna yaitu 99 buah.

Serta terdapat satu kubah besar dan empat kubah-kubah kecil yang melambangkan empat mahzab besar Islam dan kubah besar yang melambangkan risalah Nabi Muhammad yang menaungi keempat mazhab tersebut. Sementara enam lantai yang menyimbolkan enam rukun iman.

10. Masjid Al Markaz Al-Islami (Makassar)

Masjid Al Markaz Al-Islami

source from www.goodnewsfromindonesia.id

Masjid Al Markaz Al-Islami berdiri dibekas bangunan Universitas Hassanudin yang berada di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Masjid ini dikelola oleh Yayasan Islamic Center.

Masjid megah ini memiliki menara setinggi 84 meter dengan ukuran 3 x 3 meter. Pada menara tersebut terdapat bak penampungan air bervolume 30 m3 di ketinggian 17 meter.

Anda juga dapat menemukan beberapa ayat Al-Quran yang dibentuk kaligrafi di dinding mahrib masjid tersebut.  Tulisan ayat tersebut salah satunya adalah bacaan Syahadat  “Tiada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah utusan Allah”.

Baca juga artikel tentang : Kemegahan Masjid Raya Bandung dan Sejarahnya

11. Masjid Al-Falah (Jambi)

Masjid Al-Falah

source: qoobah.co.id

Masjid Al-Falah berada di Jalan Sultan Toha No.60 Legok, Kota Jambi. Masjid ini merupakan masjid terbesar di Provinsi Jambi. Meskipun dikenal dengan julukan Masjid Seribu Tiang, nyatanya masjid ini hanya memiliki 288 tiang beton yang berjajar mengelilingi bangunan tanpa dinding ini.

Karena keunikannya, masjid ini memberikan suasana khas pendopo terbuka yang hangat dan rukun. Di bagian dalamnya, terdapat mihrab berhiaskan ukiran kaligrafi yang menjadi satu-satunya dinding di masjid ini. Masjid ini hanya memiliki satu kubah besar yang diluarnya hanya dicat dengan warna putih yang member kesan sederhana.

Namun pada bagian dalamnya dihiasi dengan motif geometris dengan beragam warna serta ditambahkan kaligrafi dari sebuah kaca yang bertuliskan Asmaul Husna.

12. Masjid 99 Kubah (Sulawesi Selatan)

Masjid 99 Kubah

Source: static.republika.co.id

Masjid 99 Kubah berdiri di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar. Masjid yang menjadi ikon baru kota Makassar ini didesain oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Pemberian nama pada masjid ini muncul dari desain artistiknya yang diambil dari 99 Asmaul Husna. Karena itulah kubahnya pun berjumlah 99. Kemegahan masjid ini berhasil menjadikannya masuk dalam daftar jajaran 10 masjid terunik di Indonesia serta masuk dalam jajaran 30 masjid terunik di dunia.

Dalam pembangunannya, masjid ini menghabiskan dana sekitar Rp.182 M karena detailnya yang terbilang rumit. Namun meskipun menghabiskan dana yang tidak sedikit, masjid ini kini menggunakan listrik yang hemat energi karena menggunakan pencahayaan alam dan penghawaan alami.

13. Masjid Muhammad (Denpasar)

Masjid Muhammad

source: vymaps.com

Masjid nan megah ini berada di Jalan Imam Bonjol, Pememcutan Klod, Denpasar Barat, Bali. Masjid ini selesai dibangun pada tahun 2019.

Pada saat bulan Ramadhan, masjid ini sering menggelar berbagai kegiatan seperti pengajian, membagikan nasi bungkus dan takjil serta buka puasa bersama yatim piatu dan duafa.

Masjid ini juga pernah disinggahi oleh petugas Kerajaan Arab Saudi salah satunya adalah Al-Rasyid yang pada saat itu tengah mempersiapkan kedatangan Raja Arab Saudi ke Bali yaitu Salman bin Abdul Aziz.

14. Masjid Kristal Khadija (Yogyakarta)

Masjid Kristal Khadija

source: themoslemtraveler.com

Masjid yang berada dilingkungan SMA Budi Mulia 2 di daerah Sleman, Yogyakarta ini, dibangun oleh Bapak Prof. Dr. H. Muhammad Amien Rais. Berbeda dengan beberapa masjid pada umumnya yang  bisa dikunjungi dengan bebas, untuk mengunjungi masjid ini kita harus membuat jadwal terlebih dahulu.

Masjid ini biasa dipakai untuk beberapa keperluan penting seperti prewedding atau akad nikah. Setiap Hari Jumat, masjid ini juga sering digunakan untuk melaksanakan shalat Jumat.

Sesuai dengan namanya, masjid ini memang berhiaskan kristal yang tertempel di dinding serta langit-langinya. Bahkan Kristal dan marmer yang melapisi masjid ini sampai 80%. Sehingga menimbulkan kesan mewah dan megah pada masjid ini.

Baca juga artikel tentang : Mengenal Masjid Quba Sejarah dan Kemuliaannya

15. Masjid Al-Mashun (Sumatera Utara)

Masjid Al-Mashun

source: ksmtour.com

Masjid Raya Al-Mashun adalah salah satu masjid tertua yang ada di Medan. Masjid ini pertama dibangun pada pemerintahan Sultan Ma’mun Al-Rasyid Perkasa Alam pada 1909 yang berarti masjid ini kini berusia 110 tahun Masjid ini juga memiliki Al-Quran berusia tua yang ditulis tangan dan dipajang di pintu masuk jamaah laki-laki.

Pada setiap bulan Ramadhan, masjid ini memiliki tradisi yang terkenal  yaitu menyajikan bubur sop anyang sebagai hidangan berbuka puasa. Bubur anyang sendiri merupakan makanan yang menjadi cirri khas etnis Melayu.

16. Masjid Menara Kudus (Kudus)

Masjid Menara Kudus

source: upload.wikimedia.org

Masjid Menara Kudus atau Masjid Al Manar memiliki nama resmi Masjid Al Aqsa Manarat Qudus. Sesuai dengan namanya, masjid ini berada di daerah Kudus, Jawa Tengah. Masjid ini memiliki keunikan yang terdapat pada menaranya yang berbentuk mirip dengan bangunan candi.

Dengan keunikan tersebut, masjid ini menjadi simbol perdamaian dan persatuan bagi masyarakat Muslim dengan masyarakat pemeluk agama Hindu-Buddha.

Pada mimbar tempat pengimaman masjid, terdapat sebuah batu perisai yang bertuliskan Bahasa Arab. Konon batu perisai ini berasal dari Baitul Maqdis (Al-Quds) di Yerussalem, Palestina. Masjid ini juga sering dikunjungi oleh para peziarah yang ingin berziarah me makam Sunan Kudus.

17. Masjid Agung Demak (Demak)

Masjid Agung Demak

Source: traverse.id

Masjid Agung Demak merupakan bangunan peninggalan Kerajaan Demak yang terletak di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Masjid ini merupakan masjid tertua di Indonesia yang berdiri sejak abad ke-15. Masjid ini dahulunya difungsikan sebagai tempat berkumpulnya Walisongo yang juga berperan dalam menyebarkan Agama Islam di Pulau Jawa.

Arsitektur masjid ini memiliki berbagai makna, seperti bentuk atapnya yang berundak tiga melambangkan jumlah Rukun Islam yang ada tiga yaitu Iman, Islam dan Ikhsan. Masjid ini juga memiliki empat tiang utama yang disebut Saka Tatal yang konon dibuat oleh empat wali yaitu Sunan Ampel, Sunan Gunung Djati, Sunan Bonang dan Sunan Kalijaga.

18. Masjid Sunan Ampel (Surabaya)

Masjid Sunan Ampel

source: from chenghoo.co

Masjid Sunan Ampel merupakan masjid tertua di Jawa Timur. Masjid ini didirikan pada tahun 1421 oleh Sunan Ampel bersama kedua sahabatnya, Mbah Sholeh dan Mbah Sonhaji. Itu berarti masjid ini telah hamper berusia 600 tahun.

Masjid ini masih mempertahankan arsitektur kunonya. Seperti terlihat pada lima gapuranya yang terlihat kuno. Lima gapura yang masing-masing memiliki nama ini melambangkan lima Rukun Islam yaitu Paneksen melambangkan Syahadat, Madep melambangkan shalat, Ngamal melambangkan zakat, Poso melambangkan Puasa Ramadhan, dan  Munggah melambangkan ibadah haji.

Di sekitar Masjid Sunan Ampel ini terdapat makam dari Sunan Ampel beserta istri  dan para santrinya, serta makan Mbah Bolong dan Mbah Sonhaji. Makam ini sering dikunjungi oleh para peziarah.Selain makam, disini juga terdapat Kampung Arab yang dihuni oleh masyarakat keturunan pedagang Yaman dan China.

19. Masjid Kotagede (Yogyakarta)

Masjid Kotagede

Masjid Gede Mataram atau Masjid Kotagede terletak di  daerah Kotagede, Yogyakarta. Masjid ini telah berdiri sejak abad ke-16 dan menjadikan masjid ini sebagai masjid tertua di Yogyakarta. Dulunya masjid ini  merupakan kompleks dari Istana Mataram Islam.

Masjid ini juga memiliki prasasti yang menyatakan bahwa masjid ini dibangun melalui dua tahap. Tahap pertama didirikan pada masa Sultan Agung yang hanya berupa bangunan inti masjid berukuran kecil yang disebut langgar.Tahap kedua didirikan oleh Raja Kasunanan Surakarta, Paku Buwono X yang merubah tiang masjid yang awalnya berbahan kayu menjadi tiang dengan bahan besi.

Meski menjadi tempat ibadah bagi umat Muslim, Masjid Agung Kotagede ini melambangkan akulturasi budaya seperti budaya Islam, Jawa, Hindu dan China yang dapat ditemukan pada bangunannya. Bangunannya memiliki cirri budaya Jaya yakni pacaosan, atapnya yang berbentuk tajug bersusun tiga ini mirip dengan bangunan pagoda china, serta terdapat makam keluarga besar trah raja-raja yang berhiaskan ornamen budaya Hiindu, candi.

Belajar Membaca Dan Menulis
Previous Post
Belajar Membaca Yang Menyenangkan Pada Anak
Next Post
Hati – Hati Saat Ingin Melakukan Pinjaman Online OJK

0 Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!