15 49.0138 8.38624 1 4000 1 https://nazwaproduction.com 200 true 0
mandau kalimantan

Mengenal Senjata dan Tari Mandau Kalimantan

0 Comments

Mandau Kalimantan – Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keanekaragaman suku dan budaya, mulai dari baju tradisional, rumah tradisional, hingga senjata tradisionalnya.

Senjata tradisional contohnya, dimiliki oleh setiap daerah dengan fungsi dan manfaatnya masing-masing.

Ada yang digunakan sebagai alat perlindungan diri, berburu, bahkan berladang.

Salah satunya adalah Mandau Kalimantan yang menjadi senjata tradisional Suku Dayak.

Senjata Mandau Kalimantan

mandau kalimantan

Source : matranews.id

Mando atau yang lebih dikenal dengan sebutan mandau merupakan senjata tajam sejenis parang yang berasal dari Kalimantan tepatnya dari Suku Dayak.

Kata “Mando” sendiri sebenarnya merupakan singkatan dari dua kata, yaitu Man dari kata “Kuman” yang berarti makan, dan Do dari kata “Dohong” yang berarti pisau belati dari Kalimantan Tengah.

Jadi, secara harfiah Mando berarti “Makan dohong”, ini karena sejak senjata ini populer di Kalimantan Tengah, dohong yang merupakan senjata awalnya menjadi tergerus kalah oleh Mando.

Suku Dayak memang terkenal kejam dan ahli dalam hal peperangan, itulah mengapa mereka cukup disegani.

Ini karena mereka telah sering menghadapi peperangan antar klan dan bangsa-bangsa lain yang datang ke pulau Kalimantan, termasuk Bangsa Melayu dan Bangsa Austronesia.

Mandau sendiri dikenal karena memiliki bilah yang tajam yang digunakan untuk memenggal kepala musuh-musuhnya (adat istiadat Kayau).

Lebih dari sekedar senjata, Suku Dayak percaya bahwa Mandau ini menjadi tempat bersemayamnya roh nenek moyang mereka.

Karena itulah, senjata ini tidak dapat dibuat oleh sembarang orang, melainkan oleh seorang pandai besi yang mampu menanamkan roh nenek moyang mampu menambah kekuatan bagi pemiliknya.

Ciri-Ciri Mandau Kalimantan

mandau kalimantan

Source : 2.bp.blogspot.com

Adapun ciri khusus dari Mandau Kalimantan adalah ukiran-ukiran yang ada pada sarungnya dengan motif khas Dayak yang dipercaya mampu mengusir binatang buas yang mencoba mendekat.

Bagian bilah Mandau berbentuk seperti burung tinggang yang dianggap sebagai burung suci.

Mandau sendiri terdiri dari tiga bagian, yaitu mata Mandau yang terbuat dari batu, pegangan yang terbuat dari tanduk rusa, dan sarung atau penutupnya yang terbuat dari kayu muhur.

Batu yang digunakan untuk mata Mandau adalah jenis batu mantikei yang memiliki unsure besi dominan.

Pegangan Mandau biasa disebut dengan “pulang”, dan sarung atau penutupnya yang disebut dengan “kumpang” yang dihiasi dengan anyaman rotan dan kulit binatang.

mandau kalimantan

Source : merahputih.com

Pada bagian sisinya terdapat sebuah kantung kecil yang biasa diisi dengan pisau pahat berukuran kecil atau senjata lainnya yang ukurannya lebih kecil.

Selain digunakan untuk senjata berperang, Mandau juga kerap digunakan untuk kegiatan berkebun dan berladang dalam kegiatan membuka lahan untuk ditanami.

Fungsi Mandau tak hanya sampai situ saja, Mandau Kalimantan juga kerap dijadikan sebagai hiasan dinding.

Mandau Kalimantan ini merupakan symbol dari persaudaraan, ksatria, penjaga, tanggung jawab, serta symbol dari kedewasaan seseorang.

Mandau Terbang

mandau kalimantan

Source : selasar.com

Mungkin sebagian dari kalian pernah mendengar istilah satu ini.

Mandau terbang merupakan senjata ghaib atau senjata Mandau namun tak nampak.

Cukup unik memang, namun Suku Dayak percaya bahwa Mandau ini mampu terbang untuk mencari mangsa yang telah dituju.

Konon, jika telah dilepas dari sarungnya, Mandau terbang ini tak akan kembali sebelum mangsanya didapat.

Mandau terbang hanya dimiliki dan dapat berfungsi oleh ketua suku yang memiliki kekuatan dan kesaktian tinggi yang telah diberi tanggung jawab untuk melindungi Suku Dayak.

Mandau terbang ini juga kerap kali digunakan untuk melindungi kelompok mereka ketika berjalan menyusuri hutan.

Meskipun mereka percaya bahwa Mandau terbang ini cukup ampuh, namun dalam prosesnya, Mandau terbang ini hanya boleh dipakai pada keadaan mendesak saja.

Meskipun cukup sulit dipercaya, namun Mandau terbang ini telah banyak diketahui dan cukup populer dikalangan masyarakat Kalimantan.

Talawang Kalimantan

mandau kalimantan

Source : static.vecteezy.com

Senjata Mandau biasanya digunakan bersama dengan talawang.

Talawang merupakan perisai atau tameng yang digunakan sebagai pelengkap perang dan berfungsi sebagai pelindung tubuh dari serangan lawan.

Talawang ini terbuat dari kayu ulin atau kayu besi yang diberi motif ukiran yang memberi kesan etnik.

Pemilihan kayu ulin atau kayu besi ini dikarenakan kayu jenis ini memiliki tekstur yang ringan dan tahan lama.

Talawang memiliki bentuk persegi panjang yang pada bagian ujung atas dan bawahnya dibuat runcing.

Talawang ini umumnya dibuat dengan panjang sekitar 1 sampai 2 meter dengan lebar sekitar 50 cm.

Hampir mirip dengan Mandau, pada bagian depannya diukir dengan bentuk topeng (hudo) yang dipercaya memiliki daya magis untuk membangkitkan semangat dan penambah kekuatan penyandangnya.

Motif lainnya adalah motif burung tinggang dan motif ukiran kamang, yang berupa gambar seseorang yang tengah duduk menggunakan cawat dengan wajah berwarna merah.

Motif ukiran kamang sendiri merupakan perwujudan dari roh leluhur Suku Dayak.

Selain digunakan sebagai pelengkap alat pertahanan diri ketika berperang, talawang juga biasa digunakan sebagai pelengkap tarian tradisional.

Tari Mandau Kalimantan

mandau kalimantan

Source : raw.cdn.baca.co.id

Tari Mandau merupakan tari tradisional yang berasal dari Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Tari ini menjadi salah satu pelengkap kebudayaan Indonesia yang dikenal sangat beragam.

Sesuai dengan namanya, tari ini menggunakan senjata Mandau sebagai pelengkap atau propertinya bersama dengan tameng.

Bukan hanya sebagai seni pertunjukan saja, tari Mandau juga merupakan simbolisasi dari semangat membela diri dan kehormatan dan juga perjuangan masyarakat suku Dayak.

Gerakannya sendiri menceritakan rasa nasionalisme masyarakat Bumi Tambun Bunga yang berjuang mempertahankan tempat kelahirannya.

Tari ini dapat dilakukan oleh pria maupun wanita.

Bagi kaum pria, tarian ini merupakan simbolisasi kejantanan mereka yang telah melewati segala bentuk tantangan dalam kehidupannya.

Tari ini dapat dilakukan oleh pria maupun wanita.

Bagi kaum pria, tarian ini merupakan simbolisasi kejantanan mereka yang telah melewati segala bentuk tantangan dalam kehidupannya.

Pergelaran Tari Mandau

mandau kalimantan

Source : mmc.tirto.id

Tari Mandau digelar dengan menampilkan seni tari dikombinasikan dengan atraksi yang indah dengan memainkan properti berupa Mandau dan tameng yang biasa disebut talawang.

Atraksinya terbilang cukup ekstrim karena para pemain akan menampilkan berbagai aksi berbahaya seperti mengayunkan dan menggit Mandau yang tajam.

Namun, tak perlu khawatir karena para penari ini merupakan penari yang telah dilatih secara khusus untuk melakukannya.

Sebelum melakukan pertunjukan tari ini, para penari sebelumnya telah mengikuti berbagai ritual khusus agar pertunjukan tari mandau ini dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Para penarinya menggunakan busana berupa rompi kulit dengan motif khas pakaian tradisional Suku Dayak yang dilengkapi dengan aksesori seperti kalung, gelang, dan penutup kepala.

Penutup kepalanya dibuat dengan bentuk menyerupai burung tinggang yang merupakan burung yang dianggap suci oleh suku Dayak.

Tari Mandau diiringi dengan iringan musik dari alat musik tradisional, yaitu Gerantung dan Gandang.

Iringan musik dari alat musiktradisional ini menyatu dengan gerakan yang dilakukan oleh para penari sehingga tampak menakjubkan.

Pada umumnya, tari Mandau ini sering ditampilkan dalam berbagai acara, seperti acara-acara adat, upacara penyambutan, karnaval budaya, dan lain sebagainya.

kebudayaan indonesia
Previous Post
Keragaman Kebudayaan Indonesia
sebuah dongeng
Next Post
Mengenal Sebuah Dongeng dan Contohnya

0 Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!