15 49.0138 8.38624 1 4000 1 https://nazwaproduction.com 200 true 0
Kerajinan bahan lunak dari Flour clay

Kerajinan Bahan Lunak Sebagai Inspirasi Berbisnis

0 Comments

Pandemi virus corona (Covid 19) telah mengakibatkan lumpuhnya sektor ekonomi hingga berimbas pada UMKM khususnya yang memproduksi Kerajinan Bahan Lunak dan lebihnya lagi perusahaan-perusahaan yang harus gulung tikar atau melakukan pengurangan karyawan.

Dengan banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) ini membuat banyaknya masyarakat Indonesia tidak memiliki pekerjaan.

Di era pandemik seperti ini, kita harus memutar otak untuk melihat peluang untuk mendapat penghasilan dari rumah.

Salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah dengan membuat kerajinan tangan yang dapat menambahkan penghasilan kita selama bekerja dari rumah.

Kerajinan tangan ada banyak jenisnya, salah satu yang dapat kamu pilih adalah kerajinan bahan lunak.

Kelebihan kerajinan bahan lunak ini yakni bahan-bahannya mudah di dapat dan harganya relatif lebih murah, namun memiliki nilai jual yang tinggi.

Jika ingin mencoba memulai usaha dengan kerajinan bahan lunak ini, alangkah baiknya mengetahui terlebih dahulu apa itu kerajinan bahan lunak.

Pengertian Kerajinan Bahan Lunak

Pengertian Kerajinan Bahan Lunak

Source : juguran.com

Kerajinan bahan lunak adalah produk kerajinan yang terbuat dari bahan yang bersifat lunak, yaitu lentur, lembut dan mudah dibentuk.

Kerajinan dengan bahan lunak dapat dijadikan berbagai karya-karya yang unik dan menarik yang dapat dipakai atau untuk dipajang.

Kerajinan bahan lunak yang sering kita lihat yang dijajakan para penjual adalah Gucci, kendi, gantungan  kunci, bingkai foto, dan masih banyak lagi.

Jenis-Jenis Kerajinan Bahan Lunak Beserta Contohnya

Dilansir dari buku mata pelajaran Prakarya kelas VIII Semester I dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan 2018 edisi revisi 2017, terdapat  dua jenis bahan lunak yang dapat digunakan sebagai pembuatan produk kerajinan.

1. Bahan Lunak Alam

Kerajinan Bahan Lunak

Source : 2.bp.blogspot.com

Jenis bahan lunak alam adalah bahan lunak yang dapat diperoleh dari alam sekitar yang cara pengolahannya dilakukan tanpa bantuan bahan buatan.

Bahan lunak alam bisa berasal dari hewan, tumbuhan, atau lapisan bumi yang bersifat lunak.

Contoh bahan lunak alam adalah tanah liat, kulit, bubur tisu, getah nyatu, dan flour clay (bahan dari tepung dan lem).

2. Bahan Lunak Buatan

Kerajinan Bahan Lunak

Source : cuppacakezone.files.wordpress.com

Jenis bahan lunak buatan adalah bahan yang diciptakan untuk membuat kerajinan yang diolah dan dicampur dengan zat kimia tertentu sehingga menjadi lunak, lentur, lembut, dan mudah dibentuk.

Contoh bahan lunak buatan adalah lilin, sabun, polymer clay, gips, paraffin, dan fiberglass.

Jenis-jenis bahan lunak ini tentunya memiliki ciri atau karakteristik yang berbeda satu sama lainnya.

Ciri atau Karakteristik Kerajinan Bahan Lunak

Berikut adalah ciri atau karakteristik kerajinan bahan lunak :

1. Ciri-ciri bahan lunak alam

a. Tanah liat

Kerajianan bahan lunak dari tanah liat

Source : ilmugeografi.com

– Tanah liat memiliki beragam warna natural seperti cokelat muda, cokelat keabu-abuan, cokelat kekuningan, serta cokelat keputihan tergantung dari kandungan masing-masing tanah tersebut.

– Tanah liat jenis earthenware memiliki daya bakar 900o C, sedangkan tanah liat jenis stoneware memiliki daya bakar hingga 1.300o C.

– Tanah liat memiliki ketahanan yang mudah hancur jika tidak melalui proses pembakaran.

Tanah liat yang melalui proses pembakaran ini disebut keramik.

– Untuk campuran tanah liat gunakan air.

– Pewarnaan tanah liat dapat dilakukan dengan cara glasir, bisquit, ataupun diberi warna cat langsung.

Pewarnaan glasir adalah proses pewarnaan dengan menggunakan pembakaran tinggi hingga 1.300o C, sedangkan pewarnaan bisquit alah proses pewarnaan dengan menggunakan pembakaran 900o C.

b. Kulit

Kerajinan Bahan Lunak

Source : talaleather.com

– Berasal dari kulit hewan yang sudah tersamak agar mudah dibentuk.

– Kulit memiliki beragam warna seperti cokelat, putih, hitam, krem, ataupun warna lain sesuai jenis hewannya.

– Kulit alami jika dibakar akan tercium bau mirip seperti sate.

– Memiliki sifat yang tidak tahan air, sehingga jika terkena air struktur kulitnya akan rusak.

c. Getah Nyatu

Kerajinan Bahan lunak

Source : indonesiakaya.com

– Berasal dari getah pohon nyatu yang memiliki warna putih.

– Warna putih ini akan memudahkan untuk diberi warna lain.

– Getah harus dimasak dahulu agar lunak dan elastis sehingga akan mudah dibentuk.

– Jika dipanaskan akan melunak namun akan mengeras jika dibiarkan beberapa saat.

d. Flour clay

Kerajinan bahan lunak dari Flour clay

Source : selasar.com

– Berasal dari tepung yang dibuat adonan dengan dilumat hingga kalis agar mudah dibentuk.

– Campurannya adalah air.

– Kerajinan yang dibuat tidak tahan air.

– Pewarnaannya dilakukan dengan pewarna makanan atau pewarna sintetis.

2. Ciri-ciri bahan lunak buatan

a. Sabun

Kerajinan Bahan Lunak Dari Sabun

Source : i.ytimg.com

– Sabun yang berwjud padat bisa langsung diukir.

– Dapat pula diparut atau dihaluskan dan dibentuk seperti adonan flour clay.

– Pewarnaan kerajinannya bisa dengan mempertahankan warna sabun atau dengan menambah biang warna.

b. Lilin dan Parafin

kerajinan bahan lunak buatan

Source : tumpi.id

– Berwujud padat dan akan mencair jika dipanaskan.

– Pengolahannya dilakukan dengan cara cetak atau cor.

– Pewarnaan dilakukan saat dalam keadaan mencair.

– Dapat dicampur dengan aroma pewangi.

c. Gips

Kerajinan Bahan Lunak

Source : wikimedia.org

– Wujudnya bubuk dan jika dicampur dengan air akan mengental.

– Pengolahannya dilakukan dengan cara cetak atau cor.

– Mudah pecah.

d. Polimer clay dan plastisin

Kerajinan bahan Polimer clay dan plastisin

Source : alicdn.com

– Teksturnya padat lunak.

– Memiliki aneka warna cerah.

– Plastisin mengandung minyak sedangkan polimer clay tidak.

– Pada proses pengeringan, polimer clay akan mengeras sedangkan plastisin akan tetap seperti semula.

e. Fiberglass

Kerajinan Bahan Lunak

Source : bigcommerce.com

– memiliki struktur cair namun akan mengeras jika dikeringkan.

– Pengolahannya dengan cara dibentuk, dicetak atau dicor.

– Campurannya adalah katalis yang dapat mengeras.

– Wujudnya bening, tahan lama dan kuat.

Prinsip Kerajinan Bahan Lunak

Pada praktiknya, kerajinan bahan lunak dibuat dengan mempertimbangkan wilayah kerja dengan beberapa prinsip seperti di bawah ini :

1. Prinsip Keterampilan tangan

Kerajinan tangan

Source : klimg.com

Dalam prinsip ini menggunakan tangan sebagai tenaga manual pembuatan kerajinan.

Hal inilah yang membedakan produk kerajinan dengan produk industry dimana produk industry menggunakan mesin sebagai alat pembuatannya.

2. Prinsip Keterampilan Teknik

Pembuatan benda-benda kerajinan dilakukan secara terus menerus dan didasari dengan keterampilan teknik.

Biasanya kerajinan yang dihasilkan akan memiliki kekhas-an tertentu, detail, dan terkesan rumit.

3. Prinsip Keterampilan Tradisional

Kerajinan dengan prinsip ini lebih mengutamakan nilai guna praktis, bersifat universal namun masih dipengaruhi niai-nilai adat istiadat setempat.

Manfaat Kerajinan Bahan Lunak Beserta Contohnya

Secara umum, produk kerajinan bahan lunak ini dapat dibedakan berdasarkan manfaatnya. Tidak terlalu jauh berbeda dengan Kerajinan Lainnya.

1. Kelengkapan Busana

Kerajinan Bahan Lunak

Source : 1.bp.blogspot.com

Produk kerajinan bahan lunak tersebut dapat digunakan sebagai kelengkapan busana untuk mempercantik diri.

Contohnya produk aksesoris seperti gelang, cincin, kalung, atau bros.

2. Kelengkapan Suatu Benda

Produk hasil kerajinannya dapat juga digunakan sebagai kelengkapan pada suatu benda.

Contohnya kotak tisu yang terbuat dari bahan lunak sebagai wadah untuk menyimpan tisu agar lebih rapi.

3. Kelengkapan Suatu Bangunan

Produk kerajinan bahan lunak juga dapat dijadikan sebagai pelengkap untuk suatu bangunan.

Contohnya air mancur berbentuk bunga dari tanah liat sebagai dekorasi di taman rumah.

4. Kelengkapan Upacara Adat

Berbagai ritual atau upacara adat yang ada di Indonesia, biasanya menggunakan berbagai benda untuk kelengkapan dan syaratnya.

Contohnya ritual pernikahan yang menggunakan kendi.

Manfaat lain dari produk kerajinan bahan lunak diantaranya adalah :

  1. Dapat menambah keindahan
  2. Memberi kekhasan pada suatu benda
  3. Digunakan sebagai persyaratan pemakaian
  4. Sebagai simbol
  5. Dibuat khusus menyerupai bentuk aslinya
  6. Sebagai bagian dari karya seni

Unsur-Unsur Produk Kerajinan Bahan Lunak

1. Unsur Estetika

Kerajinan Bahan Lunak

Source : 2.bp.blogspot.com

Unsur estetika atau unsur keindahan adalah nilai estetis dari sebuah produk kerajinan yang dihasilkan.

Nilai-nilai unsur estetika mempunyai prinsip kesatuan (unity), keselarasan (harmony), keseimbangan (balance), dan kontras (contrast).

Prinsip ini dapat menciptakan perasaan nyaman, haru, bahagia, nikmat, ataupun senang.

2. Unsur Ergonomis

Kerajinan

Source : lh3.googleusercontent.com

Unsur ergonomis merupakan sebuah karya yang biasa dikaitkan dengan aspek fungsi atau kegunaan.

Berikut unsur ergonomis suatu kerajinan :

  1. Keamanan (security) merupakan sebuah jaminan keamanan bagi orang yang menggunakan produk kerajinan tersebut.
  2. Kenyaman (comfortable) merupakan rasa nyaman yang timbul ketika menggunakan produk tersebut.

Produk kerajinan yang memiliki rasa nyaman akan memiliki nilai praktis yang tinggi.

  1. Keluwesan (flexibility) merupakan hal keluwesan saat digunakan.

Produk kerajinannya biasanya merupakan produk pakai yang wujudnya akan member keluwesan saat digunakan agar penggunanya tidak mengalai kesulitan.

Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Lunak

Dalam proses pembuatan produk kerajinan bahan lunak, pembentukannya biasa menggunakan teknik-teknik berikut.

1. Teknik Coil (Lilit Pilin)

Kerajinan

Source : 1.bp.blogspot.com

Teknik coil merupakan teknik pembentukan yang dilakukan menggunakan tangan secara langsung.

Teknik ini biasa dipakai oleh para pengrajin keramik yang akan menghasilkan bentuk yang tidak terlalu simetris.

2. Teknik Putar

Teknik putar merupakan teknik membuat kerajinan dengan menggunakan alat putar yang akan mengahsilkan bentuk yang simetris seperti bulat dan silindris.

Teknik ini biasa dipakai oleh pengrajin tanah liat.

3. Teknik Cetak

Teknik cetak merupakan teknik pembentukan kerajinan dengan menggunakan cetakan seperti cetakan berongga, cetakan padat, cetakan jegger, dan cetakan temple.

Cetakan-cetakan ini dibagi lagi menjadi dua jenis yakni cetakan sekali cetak dan cetakan berulang.

Cetakan sekali cetak adalah cetakan yang dapat digunakan untuk teknik mencetak hanya sekali saja.

Sedangkan cetakan berulang adalah cetakan yang dapat digunakan berulang kali sehingga produk kerajinan yang dihasilkannya pun akan memiliki jumlah yang lebih banyak.

Teknik ini biasa digunakan oleh pabrik-pabrik penghasil kerajinan.

4. Teknik Menganyam

Teknik menganyam merupakan teknik dalam pembuatan produk kerajinan tangan yang memiliki karakteristik tertentu.

Bahan utama yang biasa digunakan untuk teknik ini adalah tumbuh-tumbuhan yang memiliki serat.

Contohnya adalah bamboo, tumbuhan rotan, dan lain sebagainya.

5. Teknik Menenun

Hampir sama seperti teknik menganyam, teknik menenun hanya dibedakan dari alat yang digunakannya saja.

Alat yang digunakan untuk teknik menenun ini biasanya adalah alat yang disebut dengan lungsin dan pakan.

6. Teknik Membordir

Teknik membordir atau menyulam ini merupakan sebuah teknik menghias yang biasanya menggunakan benang kain.

7. Teknik Mengukir

Teknik mengukir merupakan sebuah kegiatan menggores atau memahat pada suatu bagian permukaan  benda.

Jenis ukirannya pun bermacam-macam seperti ukiran tembus, ukiran rendah, ukiran timbul, dan ukiran utuh.

Sama halnya dengan membuat Kerajinan dari Bahan Kayu maupun dari bahan Bambu.

Motif Ragam Hias Pada Produk Kerajinan Bahan Lunak

Kerajinan Bahan Lunak

Source : oriflameid.com

Beberapa motif ragam hias yang dapat digunakan untuk menghias suatu produk kerajinan bahan lunak adalah :

1. Motif Realis

Mptif realis adalah motif yang digunakan berdasarkan bentuk-bentuk nyata seperti binatang, tumbuhan, dann lain sebagainya.

2. Motif Geometris

Motif geometris merupakan motif ragam hias tertua yang sudah dikenal sejak zaman prasejarah.

motif ini memiliki bentuk yang teratur dan dapat diukur menggunakan alat ukur.

Contohnya adalah bentuk segitiga atau bentuk pentagon.

3. Motif Dekoratif

Motif dekoratif merupakan proses mengolah  suatu benda dengan menambahkan dekorasi pendukung agar menjadi lebih indah lagi.

Untuk memperoleh motif ini dapat menggunakan bentuk-bentuk seperti bunga, kelinci, dan sebagainya.

4. Motif Abstrak

Motif abstrak merupakan motif yang memiliki bentuk tidak beraturan.

Biasanya motif ini dibuat karena imajinasi si pembuat dan tidak terdapat di alam.

Contoh Kerajinan Bahan Lunak

1. Contoh Kerajinan Bahan Lunak Alami

Kerajinan Bahan Lunak

Source : oriflameid.com

  • Tanah Liat

Tanah liat adalah bahan lunak alami yang paling mudah ditemukan diberbagai wilayah.

Jenis tamah yang dipakai adalah tanah yang memiliki sifat dan tekstur tertentu.

Kerajinan dari tanah liat misalnya adalah kendi, vas bunga, tungku, piring, dan sebagainya.

  • Serabut Kelapa

Sabut kelapa merupakan bagian terluar dari kelapa yang memiliki serat yang dapat digunakan sebagai bahan kerajinan.

Kerajinan yang bisa dibuat contohnya sikat, sapu lantai, hiasan rumah, dan sebagainya.

  • Kapuk

Kapuk merupakan buah yang dihasilkan dari sebuah pohon randu yang biasa dipanen ketika sudah tua dan engering.

Contoh kerajinan dari kapuk adalah boneka, bantal, guling, kasur, dan sebagainya.

  • Kulit

Kulit yang digunakan biasanya berasal dari hewan seperti sapi, domba, atau kambing.

Kerajinan yang dapat dibuat dari kulit adalah tas, jaket, sepatu, dan sebagaonya.

2. Contoh Kerajinan Bahan Lunak Buatan

Kerajinan Bahan Lunak

Source : i.ytimg.com

  • Gips

Gips merupakan salah satu bahan mineral dengan sifat tidak mudah larut dalam air, dan tahan lama pada keadaan telah menjadi padat dan mengeras.

Kerajinan ini dapat dibuat menjadi hiasan dinding, mainan, dan sebagainya.

  • Bubur Kertas

Bubur kertas terbuat dari sisa kertas yang dicampur dengan lem, tepung kanji, dan air sehingga menjadi bubur untuk selanjutnya dibentuk sesuai keinginan.

Kerajinan dari bahan ini contohnya bingkai foto, celengan, dan sebagainya.

  • Lilin

Lilin merupakan salah satu bahan lunak buatan yang paling mudah dibentuk.

Untuk membentuknya, kamu dapat mencairkannya terlebih dahulu.

Kerajinan ini dapat dibuat menjadi berbagai jenis hiasan.

  • Sabun

Sabun yang digunakan biasanya merupakan sabun batangan untuk kemudian bisa langsung diukir sesuai bentuk yang diinginkan.

Atau diparut dan dicampur dengan sagu dan air agar menyerupai plastisin.

Contoh kerajinan dari sabun adalah hiasan bunga.

3. Contoh Kerajinan Bahan Lunak Organik

Kerajinan Bahan Lunak

Source : i.pinimg.com

Selain bahan lunak alami dan buatan, terdapat satu jenis lagi bahan lunak yang dapat kamu gunakan untuk menjadi sebuah kerajinan.

Bahan tersebut adalah limbah organic yang masih bisa diperarui atau di daur ulang kembali.

Limbah organik terbagi menjadi dua yaitu :

  • Limbah organik kering

Limbah organik kering adalah limbah organik yang memiliki sedikit kandungan air.

Contohnya adalah kardus, kertas, kulit telur, tempurung kelapa, dan sebagainya.

Dari bahan tersebut dapat dibuat kerajinan seperti gantungan kunci, hiasan rumah, dan sebagainya.

  • Limbah organic basah

Kebalikan dari limbah organic kering, limbah organic basah adalah limbah yang mengandung lebih banyak air.

Contohnya adalah kulit jeruk, dedaunan dan sebagainya.

Sebelum dibuat menjadi sebuah kerajinan, limbah organik basah harus dikeringkan terlebih dahulu.

Kerajinan yang dapat dibuat adalah hiasan, bingkai foto, dan sebagainya.

tips Membuang Sampah
Previous Post
Yuk, Membuang Sampah Pada Tempatnya
Kerajinan Dari Bambu
Next Post
Exploritas Kerajinan Dari Bambu & Pengolahannya

0 Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!