15 49.0138 8.38624 1 4000 1 https://nazwaproduction.com 200 true 0
hutan adalah

Fungsi Hutan dan Dampak Penebangan Hutan Adalah?

0 Comments

Hutan adalah salah satu potensi sumber daya alam yang dapat diperbaharui yang berperan penting dalam kesimbangan lingkungan hidup dunia.

Indonesia sendiri menurut catatan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memiliki kawasan hutan seluas 125,9 juta hektar atau sekitar 63,7 persen dari luas daratan Indonesia.

Tak hanya di Indonesia, secara keseluruhan hutan ini menutupi hampir sepertiga dari semua daratan di Bumi.

Hutan ini menyediakan infrastruktur organik penting bagi kehidupan, karenanya kita harus senantiasa menjaga kelestarian hutan.

Lalu, apa yang terjadi jika hutan tidak dipelihara dengan baik?

Simak selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Hutan

hutan adalah

Source : siej.or.id

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hutan adalah tanah luas yang ditumbuhi pohon-pohon yang biasanya tidak dipelihara oleh siapapun.

Hutan ini biasanya berada di wilayah pegunungan dan biasa dijadikan sebagai hutan lindung atau untuk konservasi.

Pengertian hutan secara umum adalah kawasan yang ditumbuhi dengan pepohonan dan tumbuhan yang lebat yang biasa dijadikan sebagai tempat tinggal berbagai jenis hewan.

Fungsi Hutan

hutan adalah

Source : lh3.googleusercontent.com

Sebagai salah satu aspek biosfer bumi yang paling penting, hutan memiliki fungsi yang sangat penting bagi seluruh makhluk yang ada di bumi, diantaranya adalah sebagai beikut :

1. Penampung Karbon Dioksida

Hutan adalah paru-paru dunia yang berarti dunia bernafas melalui hutan karena hutan mampu menyerap karbondioksida dan mengeluarkan oksigen yang dibutuhkan semua makhluk hidup.

Pohon-pohon yang tumbuh lebat di  hutan dapat mengurangi konsenstrasi gas rumah kaca di atmosfer bumi yang bahkan dapat menurunkan emisi gas rumah kaca.

2. Habitat Bagi Flora dan Fauna

Seperti yang telah disebutkan pada bagian atas, hutan adalah  tempat tinggal bagi berbagai jenis jewan dan tumbuhan.

Dari hal ini dapat diketahui bahwa hutan akan sangat mendukung proses perkembangan dan pelestarian berbagai jenis hewan dan tumbuhan.

3. Modulator Arus Hidrologika

Fungsi hutan yang selanjutnya adalah sebagai modulator arus hidrologika..

Maksudnya, hutan ini dapat membantu tanah dalam menyimpan cadangan air.

Ketika terjadi hujan, air hujan tersebut akan terserap ke dalam tanah, sehingga tidak mengalir langsung dan menyebabkan bencana alam.

4. Pelestari Tanah

Hutan yang ditumbuhi dengan berbagai jenis tumbuhan ini dapat berguna sebagai pelestari tanah.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, air hujan dapat membantu untuk mengantisipasi terjadinya berbagai jenis bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Ini karena, ketika terjadi hujan, air hujan akan tertahan oleh akar-akar tanaman sehingga tidak langsung mengalir dan mengikis tanah.

Baca juga Mengagumi Keindahan dan Kekayaan Alam Indonesia

Ekosistem Hutan

hutan adalah

Source : 3.bp.blogspot.com

Hutan adalah salah satu contoh dari ekosistem yang ada di bumi.

Di dalam ekosistem hutan terdiri dari berbagai komponen yaitu, komponen biotik dan komponen abiotik.

Komponen biotik adalah komponen yang meliputi makhluk hidup yang ada di ekosistem hutan seperti tumbuhan, binatang, serta makhluk hidup lainnya.

Sedangkan komponen abiotik adalah kebalikan dari biotik, yaitu komponen yang meliputi suhu, cahaya matahari, air, tanah, angin, batu, dan lain sebagainya.

Komponen-komponen abiotik ini dapat berpengaruh terhadap komponen-komponen dari ekosistem yang lainnya.

Di Indonesia sendiri terdapat beberapa jenis hutan dengan segala ciri khas ekosistem di dalamnya, diantaranya adalah :

1. Hutan Hujan Tropis

hutan adalah

Source : wabash.edu

Hutan hujan tropis adalah salah satu jenis hutan yang paling banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Sebagai negara yang memiliki iklim tropis, Indonesia banyak memperoleh sinar matahari, memiliki curah hujan yang tinggi, dan temperatur rata-rata tinggi.

Tumbuhan yang hidup di hutan ini tergolong ke dalam tanaman berbatang besar dan tinggi, sedangkan hewan yang tumbuh di jenis hutan ini memiliki karakteristik yang berbeda tergantung pada wilayahnya.

2. Hutan Bakau

hutan adalah

Source : 4.bp.blogspot.com

Hutan bakau tumbuh di pantai-pantai yang landai dan berlumpur.

Hutan ini berfungsi sebagai tempat hidup bagi berbagai jenis ikan dan udang.

3. Hutan Rawa

hutan adalah

Source : 2.bp.blogspot.com

 

Hutan rawa meliputi daerah rawa-rawa dengan berbagai jenis tumbuhan yang rata-rata berukuran kecil dan akar yang tidak sekuat akar tanaman lain.

Contoh tumbuhan yang hidup di hutan ini adalah beluntas, pandan, dan ketapang.

4. Hutan Sabana

hutan adalah

Source : alamalami.com

Sabana adalah padang rumput yang diselingi oleh pepohonan dan semak-semak belukar.

Di hutan ini, curah hujannya sangat jarang sehingga kelembaban dan cadangan airnya juga sangat rendah.

5. Hutan Musim

hutan adalah

Source : rimbakita.com

Hutan musim adalah hutan yang ini memiliki perbedaan kondisi pada musim hujan dan kemarau yang cukup mencolok, dimana tumbuhannya akan meranggas pada musim kemarau dan lebat pada musim hujan.

Tumbuhan yang hidup di daerah ini tidak terlalu tinggi, serta hewan yang hidup di hutan ini tidak sebuas yang ada di hutan lain.

Dampak Penebangan Hutan

hutan adalah

Source : goodnewsfromindonesia.id

Meskipun seperti yang kita tahu bahwa keberadaan hutan ini sangat berperan penting terhadap lingkungan, sayangnya masih banyak manusia yang tidak dapat menjaga kelestarian hutan.

Bahkan masih banyak manusia yang memanfaatkan hutan ini demi keuntungan pribadi seperti melakukan penebangan hutan secara illegal tanpa dibarengi dengan penanaman kembali bibit baru.

Lalu, apa yang akan terjadi jika manusia melakukan penebangan hutan secara liar?

1. Turunnya sumber daya air

Pohon sangat berkontribusi dalam menjaga siklus air, maka dari itu jika pohon di hutan terus-terusan ditebang akan dapat menyebabkan keseimbangan sumber daya air ini akan kacau.

Ketika pohon ditebang, tanah tidak lagi dapat menyerap lebih banyak air sehingga akan menyebabkan terjadinya penurunan sumber daya air.

2. Punahnya keanekaragaman hayati

Hutan adalah tempat tinggal alami bagi beraneka ragam hewan dan tumbuhan.

Maka dari itu, jika hutan ditebang tidak akan ada lagi habitat bagi hewan dan tumbuhan sehingga keanekaragaman hayati akan mengalami penurunan.

Akan terjadi kepunahan besar-besaran dari semua kelompok organisme, baik secara lokal maupun global jika penebangan hutan terus-terusan terjadi.

3. Mengakibatkan bencana alam

Sebagai modulator hidrologika, hutan dapat membantu tanah dalam menyerap air, sehingga air tersebut  tidak mengalir langsung.

Hal tersebut akan mencegah terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

4. Global Warming

Pohon-pohon yang tumbuh di hutan berperan dalam menyimpan karbondioksida yang digunakan untuk proses fotosintesis.

Ketika terjadi penebangan hutan, maka akan mengakibatkan karbondioksida tersebut terlepas sehingga menyebabkan kadar karbondioksida di atmosfir semakin meningkat dan terjadilah pemanasan global.

5. Hilangnya kesuburan tanah

Ketika hutan ditebang, tidak akan ada lagi pohon-pohon rindang sehingga tanah akan menyerap sinar matahari terlalu banyak dan mengakibatkan tanah tersebut menjadi sangat kering dan gersang.

Hal tersebut dapat menyebabkan nutrisi dalam tanah mudah menguap dan perlahan menghilang.

Ketika tanah telah kehilangan banyak nutrisinya, reboisasi atau budidaya di lahan tersebut pun akan menjadi hal yang sulit untuk dilakukan.

6. Munculnya berbagai jenis penyakit

Ketika hutan ditebang, tanahnya dapat menjadi gersang sehingga akan berpotensi terjadinya kebakaran hutan.

Kebakaran hutan yang terjadi, akan mengakibatkan munculnya berbagai jenis penyakit yang mengganggu kesehatan manusia.

Berbagai penyakit yang dapat terjadi seperti iritasi kulit dan mata, ISPA, dan lain sebagainya.

alam indonesia
Previous Post
Mengagumi Keindahan dan Kekayaan Alam Indonesia
camping adalah
Next Post
Berencana Camping? Perhatikan Beberapa Hal Ini!

0 Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!