15 49.0138 8.38624 1 4000 1 https://nazwaproduction.com 200 true 0
garis bujur

Ketahui Fungsi Garis Bujur dan Garis Lintang

0 Comments

Semasa di sekolah saat mempelajari mata pelajaran IPS mungkin kita sudah pernah mendengar istilah garis bujur dan garis lintang.

Istilah ini menjadi komponen penting di dalam sebuah peta yang biasa digunakan untuk menentukan letak suatu lokasi.

Lalu apa itu garis bujur dan garis lintang?

Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Pengertian Garis Bujur dan Garis Lintang

garis bujur

Source : 1.bp.blogspot.com

Beberapa orang masih kesulitan untuk membedakan kedua jenis garis ini.

Untuk itu, simak penjelasan mengenai garis bujur dan garis lintang di bawah ini agar kamu lebih memahami perbedaan dari kedua garis tersebut.

· Pengertian Garis Bujur

garis bujur

Source : idschool.net

Garis bujur atau longitude merupakan garis imajiner atau garis khayal berbentuk lurus yang menghubungkan bumi dari kutub utara hingga ke kutub selatan.

Garis ini mengikuti bentuk bumi yang berbentuk bulat, sehingga membuat garis bujur ini memiliki besaran 360o.

Garis ini dihitung berdasarkan pengukuran sudut dari 0° di meridian utama (posisi awal) ke +180° arah timur dan −180° arah barat.

Daerah yang dijadikan sebagai meridian utama ini adalah sebelah barat Greenwich untuk garis bujur barat (BB), dan sebelah timur Greenwich untuk garis bujur timur (BT).

Sebenarnya tidak ada patokan khusus yang menjelaskan dasar penetapan bujur barat dan bujur timur, namun kemudian kota Greenwich ini dipilih.

Kota Greenwich di Inggris ditetapkan sebagai meridian utama universal atau disebut juga titik nol bujur berdasarkan Konferensi Meridian Internasional pada tahun 1884.

Jadi, jarak antara kedua garis bujur dari ujung barat ke ujung timur Greenwich sampai pada batas 180o.

Baca juga Letak Geografis Indonesia Beserta Dampaknya

  • Pengertian Garis Lintang

garis bujur

Source : geographyrealm.com

Garis lintang atau latitude merupakan garis khayal yang melingkari bumi yang ditarik dari utara hingga selatan.

Tak seperti garis bujur yang menjadikan kota Greenwich sebagai meridian utama, garis lintang ini memiliki meridian utama alami.

Meridian utama atau posisi awal alami untuk garis lintang adalah garis ekuator atau garis khatulistiwa yang membagi bumi bagian utara dan selatan menjadi dua bagian yang sama besar.

Garis lintang dibagi menjadi dua bagian, yaitu garis lintang utara dan selatan.

Garis lintang dihitung berdasarkan pengukuran sudut dari 0° di meridian utama (posisi awal) ke +90° arah utara dan −90° arah selatan.

Garis lintang utara (LU) terletak di sebelah utara garis khatulistiwa, sedangkan garis lintang selatan (LS) terletak di sebelah selatan garis khatulistiwa.

Beberapa istilah yang biasa digunakan untuk menggambarkan derajat lintang di bumi, diantaranya :

  • Lintang 0o, disebut sebagai garis ekuator atau garis khatulistiwa
  • Lintang 23,5o, disebut sebagai garis balik
  • Lintang 66,5o, disebut sebagai garis lingkaran kutub
  • Lintang 90o, disebut sebagai titik kutub.

Fungsi Garis Bujur dan Garis Lintang

garis bujur

Source : yuksinau.co.id

Selama ini kita mengenal bahwa garis bujur dan garis lintang digunakan untuk menentukan lokasi letak astrnomis dari sebuah tempat, daerah, atau objek geografi tertentu.

Namun pada kenyatannya, garis bujur dan garis lintang ini memiliki beberapa fungsi lain, diantaranya:

· Fungsi Garis Bujur

garis bujur

Source : ruangguru.co

  1. Fungsi garis bujur yang pertama adalah untuk menentukan sebuah lokasi tertentu bersama dengan garis lintang.

Kombinasi kedua garis tersebut akan menentukan lokasi absolut dari sebuah tempat, daerah, atau objek geografi tertentu.

Dalam sistem koordinat, garis bujur ini dilambangkan sebagai sumbu y.

  1. Fungsi garis bujur selanjutnya adalah dijadikan sebagai dasar penentuan pembagian waktu di seluruh dunia.

Setiap jarak 15o ke arah bujur timur (BT) atau ke arah bujur barat (BB), akan menunjukkan selisih waktu sebanyak 1 jam atau 60 menit.

  1. Garis bujur digunakan juga untuk memperagakan gerak rotasi bumi dimana selama sehari bumi akan berotasi hingga 360 derajat.

360 derajat tersebut akan terbagi menjadi 24 jam, itulah mengapa dalam pembagian waktu di bumi, setiap jarak 15o akan menghasilkan selisih waktu sebanyak 1 jam.

Dasarnya ialah 360°/24 jam = 15°, jadi ketika bumi berotasi sebanyak 15o berarti telah menghabiskan waktu sebanyak 1 jam.

  1. Garis bujur dijadikan sebagai alat peraga siang dan malam, sebab munculnya siang dan malam ini diakibatkan karena adanya rotasi bumi dan penyinaran matahari.

Terjadinya proses siang dan malam ini dapat ketahui dari adanya rotasi bumi dengan pembagian bumi menjadi bujur timur dan bujur barat.

  1. Fungsi garis bujur yang terakhir adalah dapat menjelaskan mengenai perbedaan penanggalan.

Garis bujur 180o yang melewati Samudera Pasifik dianggap sebagai garis penanggalan internasional.

Pada garis tersebutlah perbedaan penanggalan akan terjadi dimana ketika di bagian timur sudah memasuki hari selasa, maka di bagian barat masih berada pada hari senin.

Baca juga Kenalan Dengan Negara Kepulauan, Yuk!

· Fungsi Garis Lintang

garis bujur

Source : 4.bp.blogspot.com

  1. Fungsi garis lintang yang pertama telah disebutkan pada bagian atas yaitu dapat menentukan lokasi absolut dari sebuah daerah tertentu bersama dengan garis bujur.

Jika dalam sistem koordinat garis ini dilambangkan sebagai sumbu y, maka garis lintang ini dilambangkan sebagai sumbu x.

Titik koordinat yang didapat dari garis bujur dan garis lintang ini biasa digunakan untuk penentuan sistem navigasi di dunia penerbangan maupun pelayaran.

  1. Garis lintang juga digunakan sebagai acuan untuk menentukan perbedaan zona iklim di tiap bagian bumi.

Iklim yang berada di belahan suatu negara tertentu, misalnya iklim tropis atau subtropis ini dapat ditentukan dengan bantuan garis lintang.

Pembagian iklim di bumi yang memanfaatkan garis lintang adalah klasifikasi iklim matahari yang didasarkan pada banyak sedikitnya sinar matahari.

Atau dapat juga didasarkan pada letak atau kedudukan matahari terhadap permukaan bumi.

Dimana dalam kurun waktu satu tahun, bumi akan mengalami 4 macam kedudukan, yaitu:

  • Pada tanggal 21 Maret, matahari akan beredar pada garis khatulistiwa, sehingga matahari akan berada pada garis lintang 0o.
  • Pada tanggal 21 Juni, matahari akan beredar pada garis balik utara, sehingga matahari akan berada pada posisi 23,5o
  • Pada tanggal 23 September, matahari akan beredar pada garis khatulistiwa sehingga juga akan berada pada garis lintang 0o.
  • Pada tanggal 22 Desember, matahari akan beredar pada garis balik selatan, sehingga matahari akan berada pada posisi 23,5

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa :

  • Daerah beriklim tropis berada pada lokasi dengan letak garis lintang antara 0° – 23½° LU dan 0° – 23½° LS.
  • Daerah beriklim subtropis berada pada lokasi dengan letak garis lintang antara 23,5° – 40° LU dan 23,5° – 40° LS.
  • Daerah beriklim sedang berada pada lokasi dengan garis lintang antara 40° – 66½° LU dan 40° – 66½° LS.
  • Sedangkan untuk daerah yang beriklim dingin, berada di wilayah kutub dan dibagi menjadi dua iklim, yaitu iklim tundra dan iklim es.
negara kepulauan
Previous Post
Kenalan Dengan Negara Kepulauan, Yuk!
perubahan iklim
Next Post
Penyebab Perubahan Iklim dan Dampaknya

0 Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!