15 49.0138 8.38624 1 4000 1 https://nazwaproduction.com 200 true 0
lingkungan alami

Memanfaatkan Daur Ulang Sampah Menjadi Berkah

0 Comments

Daur Ulang Sampah –  Setiap orang atau keluarga pasti memiliki barang bekas yang sudah tidak terpakai lagi.

Daripada membuang atau menumpuknya menjadi sampah dan menjadi permasalahan yang serius, lebih baik memanfaatkan barang tersebut menjadi barang yang lebih berguna.

Kamu bisa memanfaatkan kembali barang tersebut dengan cara daur ulang.

Apa itu daur ulang ?

 

Pengertian Daur Ulang  Sampah

Daur Ulang Sampah

Source : ramesia.com

Daur ulang adalah suatu proses untuk menjadikan suatu barang bekas agar dapat kembali dipakai dan menjadi barang yang lebih bermanfaat.

Daur ulang juga memiliki tujuan untuk mengurangi pencemaran yang disebabkan oleh barang-barang bekas yang dibuang sembarangan.

Daur ulang sebenarnya merupakan salah satu strategi pengelolaan sampah yang terdiri atas Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan kembali), Replace (Mengganti),  dan Recycle (Mendaur ulang).

Salah satu hal sederhana yang dapat dilakukan unruk mengelola sampah adalah tidak membuang sampah sembarangan, mengumpulkan kembali barang bekas untuk kemudian diolah kembali dengan daur ulang.

Daur ulang difokuskan pada sampah yang tidak bisa didegrasi atau tidak bisa diurai oleh alam secara alami agar dapat mengurangi kerusakan alam.

Tujuan Daur Ulang Sampah

Melakukan proses daur ulang memiliki beberapa tujuan, berikut ini beberapa diantaranya :

  1. Mengurangi sampah atau limbah sehingga dapat mengurangi pencemaran dan kerusakan lingkungan.
  2. Menjaga keseimbangan ekosistem makhluk hidup.
  3. Mengurangi pemakaian sumber daya alam (SDA) agar kelangsungan hidup tetap stabil.

Manfaat Daur Ulang

Banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh dari proses daur ulang ini.

Berikut beberapa diantaranya :

1. Mencegah dan mengurangi pencemaran lingkungan.

Barang  bekas atau sampah dapat membuat lingkungan menjadi tercemar karena sampah-sampah tersebut mengandung Nitrogen dan amonia yang dapat menimbulkan bau menyengat.

Dengan di daur ulang, sampah atau barang tersebut akan lebih berguna dan dapat mengurangi pencemaran lingkungan

2. Mencegah timbulnya penyakit

Sampah atau barang bekas yang dibiarkan menumpuk juga akan membuat tumbuhnya berbagai jenis bakteri, jamur, virus, maupun parasit lainnya yang dapat menimbulkan berbagai penyakit.

Dengan mendaur ulang barang bekas tersebut, akan dapat membantu mencegah timbulnya berbagai gangguan kesehatan seperti diare, tipus, deam berdarah, dan berbagai penyakit lainnya.

3. Meningkatkan kreatifitas dan keterampilan

Melakukan daur ulang barang akan membantu mengasah keterampilan dan daya senimu untuk menghasilkan barang daur ulang yang dapat disukai orang lain dan memiliki nilai jual.

Kamu juga akan lebih kreatif untuk mencari  ide dan inspirasi untuk membuat barang baru atau bagaimana cara memasarkannya.

4. Membantu menghemat energi

Proses mendaur ulang barang membutuhkan energi yang lebih sedikit dibandingkan dengan membuat barang dari bahan mentah.

Mendaur ulang hanya membutuhkan biaya yang lebih sedikit sehingga akan lebih menghemat pengeluaranmu.

5. Membuka lapangan kerja baru

Dengan memanfaatkan produksi daur ulang sampah, akan memberi kesempatan untuk membuat usaha baru yang membutuhkan bantuan tenaga orang lain.

Sehingga hal ini dapat membantu mengurangi jumlah pengangguran yang masih sering menjadi permasalahan bagi pemerintah.

6. Meningkatkan pendapatan masyarakat

Barang yang di daur ulang akan menjadi barang yang dapat menghasilkan nilai jual.

Kamu dapat mencoba menjual barang hasil daur ulang kamu untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Menjual barang produksi sendiri juga akan melatih kemampuan marketingmu.

Material Yang Dapat di Daur Ulang

Material Yang Dapat di Daur Ulang

Source : dbs.com

Berikut adalah beberapa material yang dapat di daur ulang beserta prosesnya :

1. Bahan bangunan

Bahan bangunan akan dihancurkan menggunakan mesin penghancur yang kadang-kadang akan bercampur dengan aspal, tanah, dan batu.

Kemudian bahan yang telah hancur tersebut dapat digunakan menjadi bahan bangunan baru semacam bata atau dipakai sebagai pelapis jalan.

2. Baterai

Meskipun daur ulang baterai terbilang cukup sulit karena memiliki variasi dan ukuran yang berbeda, namun dengan mendaur ulangnya dapat membantu mengurangi pencegahan lingkungan.

Kamu hanya perlu menyortirnya terlebih dahulu dan memprosesnya dengan perhatian khusus.

3. Barang elektronik

Dalam proses daur ulang elektronik, material yang dipakai hanya bagian yang terbuat dari logam saja seperti emas, besi, baja, silicon, atau bagian-bagian lain yang masih dapat digunakan.

Untuk bagian-bagian lain, masih belum jelas manfaat ekonominya sehingga jarang di daur ulang.

4. Logam

Logam  seperti besi dan baja termasuk salah satu barang yang mudah di daur ulang.

Proses daur ulangnya bisa dilakukan dengan peleburan dan pencetakan kembali.

Selain itu, proses daur ulang tidak akan mengurangi kualitas logam tersebut.

5. Kaca

Kaca dapat di daur ulang dengan cara dilelehkan kembali dan dicampurkan dengan material kaca baru.

6. Kertas

Kertas dapat di diproses dengan menjadikannya bubur kertas dahulu dan dicampurkan dengan material yang baru.

7. Plastik

Plastik memiliki beberapa jenis yang semuanya dapat di daur ulang dengan dileburkan terlebih dahulu.

Saat ini, jenis-jenis plastik sudah diberi kode agar mempermudah proses daur ulang.

Beberapa kode plastic tersebut diantaranya :

  • PET (Polietilena tereftalat)

Umumnya terdapat pada bahan konsumsi yang bersifat cair seperti botol minum kemasan.

  • HDPE (High Density Polyethylene, Polietilena berdensitas tinggi)

Biasanya terdapat pada botol detergen untuk mencuci.

  • PVC (polivinil klorida)

Plastik jenis ini biasa terdapat pada pipa, rnitur, dan sebagainya.

  • LDPE (Low Density Polyethylene, Polietilena berdensitas rendah)

Biasa digunakan untuk pembungkus makanan.

  • PP (polipropilena)

Umumnya terdapat pada tutup botol minum, sedotan, dan beberapa jenis mainan anak.

  • PS (polistirena)

Biasa  ditemukan pada kotak makanan, cangkir, serta peralatan dapur lainnya.

Proses Daur Ulang Sampah

Daur Ulang Sampah

Source : i0.wp.com

Dalam prosesnya, daur ulang dilakukan dengan cara-cara berikut :

1. Mengumpulkan

Langkah pertama adalah dengan mencari barang-barang yang sudah tidak dipakai untuk dikumpulkan.

2. Memilah

Berikutnya adalah memilah barang bekas yang telah dikumpulkan untuk di dikelompokan berdasarkan jenisnya.

3. Menggunakan Kembali

Sebenarnya proses ini bukan termasuk daur ulang, hanya saja kamu mungkin akan menemukan barang yang masih layak untuk dipakai langsung, kamu hanya perlu membersihkannya saja.

4. Mengirim

Setelah sampah tersebut dipilah, kamu dapat memberikannya kepada Bank sampah untuk kemudian diolah menjadi barang baru seperti kerajinan tangan.

5. Melakukan daur ulang sendiri

Selain memberikannya kepada Bank sampah, kamu juga dapat melakukan proses daur ulang sendiri.

Dengan menyulapnya menjadi barang-barang baru yang lebih berguna dapat menambah kreatifitas senimu.

Baca Juga Artikel Lainnya seperti : Pengertian Sampah

Produk Hasil Daur Ulang

Daur Ulang Sampah

Source : lingkunganhidup.jogjakota.go.id

Jika kamu berniat mencoba daur ulang sendiri, kamu dapat mencoba membuat beberapa produk berikut :

  • Tempat menyimppan barang serbaguna dari botol bekas.
  • Pot bunga dari ban bekas.
  • Membuat mainan seperti terompet dari botol bekas.
  • Penahan charger HP dari botol bekas shampoo.
  • Celengan dari botol plastik.
  • Hiasan rumah dari sedotan.
  • Rak serbaguna dari kardus bekas.
  • Dan lain-lain.

Tempat Sampah Daur Ulang

Daur Ulang Sampah

Source : adupi.org

Terdapat empat jenis tempat sampah yang biasa disimpan di jalanan untuk membuang sampah.

Tempat sampah tersebut biasanya dibedakan dengan warna yang berbeda beda, seperti merah, kuning, hijau, dan biru.

Namun tahukah kamu tempat sampah mana yang biasa digunakan sebagai sampah yang akan di daur ulang ?

Tempat sampah yang biasa digunakan sebagai sampah yang akan melalui proses daur ulang adalah tempat sampah berwarna kuning dan biru.

Tempat sampah berwarna kuning digunakan untuk sampah atau barang bekas anorganik seperti kaleng, kaca, botol, dan sebagainya.

Sedangkan yang berwarna biru adalah tempat sampah khusus kertas.

Dengan adanya jenis-jenis tempat sampah ini, akan memudahkan proses sortir untuk daur ulang.

Sampah Organik
Previous Post
Mengenal Sampah Organik dan Sampah Anorganik
Sampah
Next Post
Pengertian Sampah Menurut Berbagai Sumber

0 Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!