15 49.0138 8.38624 1 4000 1 https://nazwaproduction.com 200 true 0
Pentingnya Proposal Usaha

Contoh Proposal Usaha Makanan Lengkap

0 Comments

Contoh Proposal Usaha Makanan – Usaha makanan adalah salah satu jenis usaha yang paling banyak diminati.

Hal ini disebabkan usaha ini memang memiliki pasar yang besar.

Semua orang pasti membutuhkan makanan baik itu makanan ringan, berat maupun minuman sehingga usaha makanan tak akan mengecewakan kamu.

Selain itu, usaha makanan juga memiliki banyak kelebihan, seperti strategi pemasarannya cukup mudah, banyak mendapat ide makanan, serta keuntungan yang didapat bisa berlipat ganda.

Tak heran banyak orang yang tertarik untuk berkecimpung ke dunia bisnis ini.

Perlu diketahui bahwa dalam memulai usaha makanan penting untuk membuat proposal usaha agar kamu dapat menghitungkan segala keuntungan dan resiko yang mungkin akan timbul.

Berikut saya akan menyertakan contoh proposal usaha makanan lengkap.

Banyak usaha yang mati sebelum berkembang karena salah kelola atau sebagian lagi masih hidup namun tak bisa melakukan multipikasi karena ketidakfahaman berwirausaha.

Tercatat menurut Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan sekitar 42% pelaku usaha di Indonesia hanya bertahan selama 3 bulan.

Menurut Djoko Kurniawan seorang Business Consultant yang kami kutip dari ireappos.com, salah satu hal penting yang harus diketahui oleh seorang pengusaha adalah cara membuat proposal.

Proposal usaha adalah proposal yang dibuat oleh pelaku usaha untuk menguraikan usahanya dan hal-hal yang terkait di dalamnya.

Proposal ini berguna untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis, seperti biaya yang dibutuhkan, bahan baku, proses produksi dan lain sebagainya.

Tidak sedikit pula tidak bisa bagaimana membuat proposal usaha makana, di bawah ini adalah contoh proposal usaha makanan yang lengkap.

Contoh Proposal Usaha Makanan

Contoh Proposal Usaha Makanan

Source : gim-bi.com

Supaya lebih jelas, berikut salah satu contoh proposal usaha makanan lengkap yang dapat kamu jadikan sebagai referensi untuk membantumu dalam membuat suatu proposal usaha.

Di bawah ini merupakan proposal usaha makanan tradisional Indonesia yang berasal dari Bangka Belitung yaitu martabak manis.

Contoh Proposal Usaha Makanan

Source : 4.bp.blogspot.com

Ada juga artikel lainnya seperti : Contoh Proposal Usaha

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

Dalam suatu pemasaran, terdapat beraneka ragam makanan mulai dari bentuk, jenis, ukuran, dan harga yang ditawarkan. Setiap orang pastinya menjalankan banyak sekali aktifitas yang dilakukan setiap harinya. Dengan aktifitas yang semakin padat, membuat setiap oaring membutuhkan asupan makanan untuk tubuhnya.

Makanan yang tersedia di pasaran saat ini memang sudah beragam, sayangnya kini makanan tradisional Indonesia telah mulai tergeser keberadaanya dengan produk-produk makanan baru di zaman modern ini. Oleh karena itu, kami ingin membuat kembali makanan tradisional untuk mempertahankan eksistensinya dengan memodifikasi makanan tradisional tersebut.

Makanan tradisional yang akan kami modifikasi adalah “Martabak Manis”, salah satu jenis makanan tradisional Indonesia yang berasal dari Bangka Belitung. Selain enak dan nikmat, makanan ini juga mengandung banyak kandungan baik. Sehingga usaha ini memang layak kami kembangkan agar makanan tradisional tetap dapat diterima dengan baik di lingkungan masyarakat modern.

  1. Visi Perusahaan

Menjadikan martabak manis sebagai makanan tradisional Indonesia yang dapat diterima masyarakat modern dan dapat menembus pasar dunia.

  1. Misi Perusahaan
  • Membuat martabak manis dengan rasa yang beragam
  • Memasarkan martabak manis di pasar tradisional hingga pasar modern
  • Meningkatkan kualitas makanan tradisinal Indonesia
  • Membangun dan mengembangkan usaha kuliner makanan tradisional Indonesia
  1. Maksud dan Tujuan Kegiatan Usaha

Maksud dari kegiatan usaha martabak manis ini yaitu ingin menyalurkan ilmu yang dimiliki dibidang kuliner dan dunia usaha untuk berinovasi dalam membuat makanan tradisional menjadi makanan yang mampu bersaing dengan makanan modern saat ini.

Adapun tujuan kegiatan usaha ini antara lain :

  • Mendapatkan keuntungan
  • Membuka lapangan pekerjaan baru
  • Membantu mempertahankan eksistensi makanan tradisional Indonesia

BAB II

PEMBAHASAN

  1. Analisa Peluang Usaha

Sebagai acuan dalam menghadapi persaingan dibidang usaha, kami ingin mengukur kemampuan dan persaingan melalui analisis SWOT.

  1. Kekuatan (Strength)

Kekuatan dari produk makanan ringan ini, yaitu ;

  1. Menjual produk yang dapat diterima seluruh kalangan masyarakat
  2. Satu produk terdiri dari beberapa macam bentuk dan rasa
  3. Bahan utama makanannya terbuat dari bahan yang berkualitas dan higienis
  1. Kelemahan (Weakness)

Kelemahan dari produk ini adalah :

  1. Makanan ini tidak tahan lama
  2. Produk makanannya mudah ditiru
  3. Harga bahan baku tidak stabil
  1. Peluang (Opportunity)
  • Tempat yang strategis
  • Fasilitas yang memadai
  1. Ancaman (Threat)
  • Adanya pesaing yang menjual produk serupa dengan harga yang lebih murah
  • Bahan baku yang tidak stabil
  1. Marketing Mix
  1. Produk (Product)

Produk yang dijual adalah “Martabak Manis” yang merupakan makanan selingan yang dapat dimakan sehari-hari.

  1. Harga (Price)

Harga perporsi sebesar Rp. 12.000 yang sangat murah dan terjangkau.

  1. Promosi (Promotion)

Dalam melakukan promosi produk ini dapat dilakukan dengan cara menyebarkan brosur kepada masyarakat lalu dalam setiap pembelian satu porsi martabak manis diberi kupon yang ketika sudah terkumpul sebanyak 10 buah akan diberikan satu porsi martabak manis gratis.

  1. Tempat (Place)

Tempat yang dipilih yaitu di depan Pasar Wanaraja karena letak tempat ini cukup strategis dan mudah dijangkau oleh konsumen.

BAB III

MANAGEMEN PRODUKSI

  1. Bahan Baku

Untuk membuat martabak manis ini, bahan-bahan yang diperlukan adalah sebagai berikut :

– 2 butir telur

– 450 ml air

– 350 gr tepung terigu serbaguna

– 75 gr gula pasir

– 25 gr susu bubuk full cream

– 5 gr garam

– 5 gr baking soda

– 1 gr vanili bubuk

– 50 ml minyak sayur

– Taburan : Susu kental manis, meses, cokelat, kacang tanah, keju, wijen (Sesuai selera)

  1. Proses Produksi

Cara membuat “Martabak Manis” ini adalah :

  1. Kocok telur hingga lepas lalu masukan air hingga muncul buih
  2. Campurkan semua bahan kering lalu masukan ke dalam adonan basah yang yelah dibuat tadi kemudian kocok hingga tercampur menjadi satu
  3. Masukan vanili dan minyak sayur dan aduk hingga merata lalu diamkan selama 30 menit
  4. Tuang ke dalam cetakan yang telah dipanaskan dan tutup sampai permukaan martabak berpori-pori
  5. Angkat dan oleskan dengan mentega lalu tambahkan bahan taburan
  6. Lipat menjadi setengah bagian dan olesi bagian atasnya dengan mentega lalu potong-potong

BAB IV

RENCANA BIAYA

  1. Modal
  • Bahan baku :
  1.  Terigu 2 kg Rp. 11.000
  2.  Telur 2 kg Rp. 20.000
  3.  Gula Pasir 1 Kg Rp. 10.000
  4.  Garam Rp. 4.000
  5.  Baking powder /soda kue Rp. 3.000
  6.  Margarin Blue Band Rp. 7.000
  7.  Fermipan atau ragi Rp. 3.000

Total                                      Rp. 58.000

  • Bahan Taburan
  1. Keju Rp. 15.000
  2. Meises Rp. 7.000
  3. Kacang tanah ½ kg Rp. 5.000
  4. Susu kental manis Rp. 9.000

Total                                      Rp. 36.000

  • Bahan baku tambahan berupa gas Rp. 40.000

Jumlah total = Bahan baku + bahan taburan + bahan baku tambahan

Rp. 58.000 + Rp. 36.000 + 40.000

= Rp. 134.000

  1. Harga Jual
  • Harga Jual 12.000 x 40 porsi = Rp. 480.000
  • Harga Pokok Produk Perunit

Harga beli bahan baku                   Rp. 3.500

Harga beli bahan tambahan         Rp. 2.000 +

Rp. 5.500

Jumlah HPP Rp. 5.500 x 40 porsi = Rp. 220.000

  1. Perhitungan Laba dan Rugi

Pendapatan penjualan                  Rp. 480.000

HPP                                                        Rp. 220.000

Laba Kotor                                          Rp. 180.000

  • Biaya Penjualan

Brosur                                                   Rp. 25.000

Transportasi                                       RP. 30.000

Sewa Tempat                                     Rp. 20.000

Biaya lainnya                                      Rp. 10.000 +

Rp. 85.000

Laba Bersih                                         Rp. 180.000 – Rp. 85.000 = Rp. 95.000

BAB V

KESIMPULAN

Agar produk ini dapat diterima oleh semua kalangan, maka harus membuat produk yang bermanfaat dan dapat bersaing dengan produk lain. Lalu membuat desain yang menarik serta memilih tempat pemasaran yang menguntungkan.

Jenis Proposal usaha itu sangatlah banyak dan beragam, yang paling banyak dicari buat referensi pembuatan proposal usaha adalah contoh proposal bantuan dana, karena bagi para pengusaha bantuan modal usahalah yang paling diperlukan.

Contoh Proposal Usaha
Previous Post
Inilah Contoh Proposal Bantuan Dana
Contoh Proposal Usaha
Next Post
Contoh Proposal Usaha Distro Yang Komplit

0 Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!