15 49.0138 8.38624 1 4000 1 https://nazwaproduction.com 200 true 0

Anti Blepotan, Begini Cara Cat Tembok yang Benar

0 Comments

Cara Cat Tembok – Umumnya, dalam beberapa tahun sekali kita seringkali mengubah suasana dan tampilan rumah dengan mengganti warna cat tembok agar terlihat lebih fresh.

Namun, beberapa orang terkadang berpikir dua kali untuk melakukan hal ini karena beberapa alasan.

Salah satu alasannya adalah karena ongkos untuk tukang cat yang cukup merogoh kantong.

Sementara melakukan pengecatan sendiri di rumah mungkin sedikit mengkhawatirkan karena ditakutkan hasil yang tidak akan sempurna.

Namun, kamu tetap dapat melakukan pengecatan sendiri di rumah dengan benar tanpa bantuan tukang cat.

Untuk mendapatkan hasil yang sempurna dalam men-cat dinding rumah, ikuti arahan cara cat rumah yang benar di bawah ini.

Panduan Cara Cat Tembok

Kamu tidak bisa hanya mengoleskan cat ke tembok secara sembarangan.

Diperlukan beberapa tips untuk mengecat dinding agar warna lebih tahan dan tidak mudah rusak.

Berikut panduan mengenai cara cat tembok yang benar.

1. Lakukan Persiapan dengan Matang

Langkah pertama dari cara cat tembok adalah melakukan persiapan dengan matang agar ketika mulai melakukan pengecatan dapat berjalan dengan lancar.

Pertama-tama, tentukan area dinding yang akan dicat dengan mempertimbangkan konsep di area tersebut.

Pastikan pula kamu mempersiapkan semua peralatan dimulai dari amplas, dempul, koran, tangga, kuas, roller, bak cat, lakban, masking tape, dan tentu saja cat yang akan kamu gunakan.

Selanjutnya, sisihkan perabotan disekitar area yang akan dicat agar terhindar dari cipratan warna cat serta agar proses mengecat kamu lebih leluasa.

2. Persiapkan Dinding yang Akan Dicat

Sebelum kamu mulai mengecat, pastikan pula dinding rtumah yang akan dicat telah bebas dari debu.

Kamu dapat menggunakan kemoceng, lap, atau vacuum cleaner untuk membersihkan debu yang menempel di dinding agar permukaannya lebih halus dan rata.

Jika terdapat noda menempel yang cukup besar dan bertekstur, kamu dapat membersihkannya dengan menggunakan air sabun.

Selain itu, tutup area-area yang tidak diinginkan untuk terkena cat esperti bingkai jendela, gagang puntu, serta lantaikdengan menggunakan koran, lakban, atau pembungkus lainnya.

Untuk hasil yang lebih maksimal, tutup semua retakan atau celah pada dinding dengan menggunakan dempul lalu ratakan dengan ampkas.

Jika cat lama telah mengelupas, sebaiknya amplas hingga halus sebelum mulai dicat agar cat baru tidak ikut mengelupas dikemudian hari.

3. Persiapkan Cat yang Akan Digunakan

Jika dinding yang akan dicat telah siap, mulailah dengan mengecat dinding dengan cat dasar untuk hasil akhir yang lebih rata dan mengkilap.

Setelah itu barulah kamu boleh meengecat dinding dengan warna yang diinginkan.

Pastikan cat diaduk terlebih dahulu sekitar 2-5 menit dan ditambahkan 10% air.

Lapisi permukaan tembok dengan cat water base atau solvent agar hasilnya rata dan cat tidak cepat mengelupas.

Sedikit tips, lakukan pengecatan satu bidang permukaan dalam satu waktu agar kualitas dinding rata.

Beri jarak sekitar 1-2 jam antara lapisanpertama dengan lapisan kedua.

4. Tentukan Teknik Mengecat yang Tepat

Langkah selanjutnya dari cara cat tembok adalah menentukan teknik yang tepat dan sesuai agar proses pengecatan dapat dilakukan secara lebih efisien.

Terdapat berbagai teknik pengecatan seperti teknik roll dan teknik kuas.

 

  • Teknik roll dapat menjadi pilihan yang paling tepat untuk mengecat area yang luas.

Teknik yang menggunakan roll cat ini dapat lebih menghemat waktu serta dengan hasil akhir yang lebih merata.

Sayangnya, teknik ini kurang baik diterapkan diarea yang sempit karena sulit menjangkau tepian, dan sudut ruangan.

  • Teknik kuas merupakan pilihan yang tepat untuk mencat dinding dengan lebih rapi dan detail.

Kamu dapat menyesuaikan ukuran kuas sesuai dengan dungsi dan kenyamananmu.

Selain itu, kuas juga dapat digunakan untuk membuat ilusi tekstur pada tembok.

Ketika mengecat tembok, sebaiknya gunakan metode zig-zag secara vertical agar lebih rapi, halus, dan rata.

Lalu, untuk lapisan keduanya kamu dapat melakukannya dengan posisi horizontal sehingga permukaan dinding akan tertutupi secara menyeluruh.

Tunggu hinga dinding benar-benar kering sebelum kamu mulai merapikan kembali area yang telah dilakukan pengecatan.

5. Simpan Perlengkapan dengan Baik

Setelah kamu selesai melakukan pengecatan, simpan kembali peralatan yang telah digunakan di tempat yang aman.

Dengan menyimpannya dengan benar, hal ini akan membantu kamu dikemudian hari bila ingin mengecat dinding lagi.

Cuci terlebih dahulu peralatan yang telah digunakan seperti roll, kuas, dan bak cat agar dapat digunakan kembali dan simpan dengan baik.

Jika ada cat yang masih tersisa, tutup rapat-rapat dan simpan dengan baik untuk digunakan dikemudian hari dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Cara Cat Dinding Motif

Memberi sentuhan yang unik pada dinding rumahmu dengan motif dapat menambah kesan lain bagi area sekitar ruangan.

Penggunaan wallpaper dinding tidak akan bertahan lama.

Oleh karena itu, kmu dapat mengakalinya dengan beberapa DIY cara cat tembok motif berikut ini.

1. Motif Bata dengan Spons

Siapa sangka spons yang sering kamu gunakan untuk mencuci piring dapat digunakan untuk membuat motif pada dinding.

Motif bata yang dapat memberikan kesan natural pada ruangan dapat dibuat dengan spons.

Caranya sangat mudah yaitu cukup menempelkan spons yang telah dibasahi dengan cat layaknya stempel.

2. Motif Garis dengan Sapu dan Sikat

Peralatan rumah tangga lainnya yang dapat digunakan untuk membuat motif unik pada dinding adalah sapu dan sikat.

Caranya, cat seluruh bagian tembok secara merata lalu gosokkan ke dinding yang baru dicat secara perlahan sebelum catnya mengering.

Hasilnya akan terlihat motif garis-garis kecil yang dapat memberikan kesan mewah untuk ruangan.

3. Motif Abstrak dengan Kain

Teknik mengecat lainnya yang dapat menghasilkan motif yang unik adalah dengan penggunaan kain.

Setelah dinding dicat dengan warna dasar, ambil kain dan masukkan ke dalam cat lalu peras dan tempelkan sedikit demi sedikit ke permukaan dinding.

Sebaiknya jangan terlalu keras menempelkan kain ke dinding agar cat tidak terlalu tebal dan merusak motif.

4. Motif Geometri dengan Masking Tape

Motif geomteri dan mozaik yang tengah popular belakangan ini juga dapat kamu buat dengan menggunakan masking tape.

Cukup tempelkan masking tape di dinding sesuai pola lalu cat dinding secara merata dan kelupas masking tape setelah cat mengering.

Kamu dapat menggunakan beberapa warna pada satu area untuk memberikan nuansa pop up.

5. Motif Awan dengan Kardus

Motif awan dapat menjadi salah satu pilihan menarik untuk menghias kamar anak.

Buat pola awan pada kardus kotak dan lubangi bagian gambarnya.

Setelah dinding dicat menyeluruh dengan menggunakan warna dasar, gunakan kardus dengan pola awan untuk mencetak motifnya di dinding dengan warna yang berberda.

cara bikin manisan kolang kaling
Previous Post
Cara Bikin Manisan Kolang Kaling yang Empuk
cara detoks tubuh
Next Post
Cara Detoks Tubuh yang Aman dan Efektif

0 Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!